MUSIM rambutan belum usai di Mekarsari. Jika Anda berencana pergi berlibur ke sana, jangan lupa melihat si koneng.
Rambutan bukanlah satu buah yang asing bagi masyarakat Indonesia. Buah yang kulitnya dipenuhi rambut ini bahkan menjadi favorit. Jika selama ini buah rambutan memiliki warna kulit yang merah ketika sudah matang, berbeda dengan jenis rambutan yang diberi nama si koneng di Mekarsari ini.
“Unik ya, soalnya kalau rambutan yang lain warnanya merah, si koneng ini warnanya akan selalu kuning walaupun sudah matang,” kata Riris Margianasari, Kepala Bagian Kebun Produksi dan Penelitian Taman Wisata Mekarsari.
Buah rambutan yang diberi nama si koneng ini ukurannya tidak terlalu besar. Si Koneng berasal dari bahasa Sunda, yaitu “koneng” yang berarti “kuning”. Penamaannya disesuaikan dengan kondisi rambutan yang warnanya selalu kuning meskipun sudah matang.
Rambutan si koneng berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Buah ini memiliki daging yang tebal dan mudah terkelupas. Sementara itu, rasa dagingnya manis namun ada sedikit sensasi asam yang membuat buah ini lebih segar saat disantap. Tak salah jika si koneng termasuk salah satu jenis rambutan unggul.
Belum ada penelitian mendalam tentang khasiat rambutan si koneng. Namun tentunya, si koneng memiliki khasiat baik seperti rambutan warna merah lainnya.
“Karena dagingnya yang tebal dan manis terus ngelotok (mudah terkelupas-red), rambutan ini jadi salah satu jenis rambutan unggulan. Memang ada sensasi asam, tapi itu kan disesuaikan dengan selera ya,” tutupnya.
(Fitri Yulianti)