Duka Penarik Kuda Kebun Raya Cibodas

Feri Usmawan, Jurnalis
Senin 10 Desember 2012 21:45 WIB
Penarik kuda di Kebun Raya Cibodas, Bogor (Foto: Feri/Okezone)
Share :

CIBODAS - Mungkin sebagian orang tidak bercita-cita menjadi seorang penarik kuda di tempat wisata. Selain lelah karena harus berjalan kaki, penarik kuda juga harus bisa mengendalikan kuda yang ditariknya.

Wiran, salah seorang penarik kuda di Cibodas, sudah tiga tahun menjadi penarik kuda. Dia berbagi cerita suka dan dukanya kepada Okezone di lokasi wisata Kebun Raya Cibodas, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Bagi pria berusia 25 tahun ini, musim penghujan menjadi duka bagi seorang penarik kuda. "Kalau lagi musim hujan jadi sepi. Bahkan, kalau musim hujan itu kan bisa sampai empat bulan gitu," keluhnya.

Para penarik kuda di Kebun Raya Cibodas sendiri memasang tarif Rp20.000 per ekor, di mana kuda bisa dinaiki hingga dua orang. Kuda yang dipakai Wiran merupakan kuda milik Cibodas.

Pemilik kuda mematok persentase untuk si penarik, yakni 30 persen dari hasil pendapatan. Pada hari kerja, penghasilan penarik kuda tidak menentu. Sementara, untuk Sabtu dan Minggu, biasanya penarik kuda bisa mengantongi pendapatan Rp200 ribu.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya