MENUTUP perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2013, Ikat Indonesia by Didiet Maulana menjadi suguhan menarik yang memanjakan tamu. Sebanyak 60 koleksi pria dan wanita dipamerkannya.
Keindahan kain ikat tersaji menawan dan menggoda mata untuk segera dikenakan. Setidaknya, warna itulah yang tergambar indah lewat ikat karya Didiet Maulana. Mengusung tema
Romantika Mentari, Didiet dengan indah menerjemahkannya dalam potongan busana apik dan elegan. Lewat busana tersebut, Didiet hendak menularkan optimisme dan kebanggaan dalam menyongsong masa depan.
Pada persembahannya di JFW 2013 yang berlangsung di Plaza Senayan, Senin (12/11/2012), Didiet masih konsisten mengolah aset lokal di mana tenun menjadi pilihan materialnya. Hal itu seperti dituturkannya dalam perbincangan dengan
Okezone melalui layanan
BlackBerry Messenger, baru-baru ini.
"Saya masih mengeksplorasi tenun Makassar. Koleksi ini terdiri dari 60 lebih busana, baik untuk pria dan wanita," bebernya.
Menyoal
cutting, Didiet mengaku bermain-main dengan struktur baju tradisional dari salah satu daerah di Indonesia.
"Kunci koleksi ini ialah struktur dan transparansi atau bermain material yang menghasilkan busana ready
to wear mulai dari
daily wear, cocktail dan
evening event," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)