PHILADELPHIA - Banyak wisatawan menggunakan situs wisata TripAdvisor untuk mencari ulasan mengenai destinasi ataupun hotel tujuannya. Namun ternyata, kebanyakan pekerja di bidang wisata dan perhotelan tidak menyukai situs ini.
Salah satu alasan ketidaksukaan tersebut adalah ketika seorang staf hotel dipecat gara-gara sebuah ulasan dari TripAdvisor. Fred Keeler, seorang bartender di Hotel Sheraton Philadelphia, tiba-tiba kehilangan pekerjaannya. Dia dipecat oleh hotel tempatnya bekerja selama 14 tahun karena ulasan buruk dari seorang pengguna situs TripAdvisor.
Dalam ulasan tersebut, seorang pengguna dengan nama "Angelo G" memberikan rating 1 dari 5 bintang kepada Sheraton dan mengeluhkan semua hal yang ada di hotel tersebut. Yang membuat Keeler dipecat, dalam ulasan tersebut Angelo juga menyebutkan bahwa Keeler memberikannya minuman gratis sepuasnya sepanjang malam.
Keeler berargumen tidak pernah melakukan hal tersebut. Ia mengakui bahwa malam sebelum ulasan itu terlihat di TripAdvisor, dia sempat bertengkar dengan rekan kerjanya. Dia meyakini rekannya itu yang menuliskan ulasan di situs tersebut.
Keeler kemudian dipanggil oleh pimpinan Sheraton Philadelphia. Ia mencoba berargumen kembali dengan menghubungi situs TripAdvisor. Sayang, situs tersebut tidak dapat memberikan jaminan siapa yang sebenarnya menulis ulasan tersebut, apakah benar tamu hotel atau bukan.
Akhirnya, Keeler kehilangan pekerjaannya dalam keadaan yang memalukan. Namun, dia mengatakan tidak ingin hal ini terjadi lagi pada pegawai hotel yang lain.
"Saya belum pernah melihat ada ulasan di TripAdvisor yang menyebut dengan jelas nama staf hotel seperti kasus saya ini," tutur Keeler, seperti dikutip dari Gadling, Senin (15/10/2012). "Jangan sampai hal ini terjadi kembali di masa depan," tukasnya.
(Fitri Yulianti)