PERNIKAHAN harmonis sedianya merupakan dambaan setiap pasangan. Akan tetapi saat tak ada lagi kecocokan, seringkali perceraian dianggap sebagai jalan terbaik.
Menjalani kehidupan perkawinan tentu saja bukan perkara mudah. Pasalnya dalam pernikahan, akan ada banyak cobaan dan masalah yang melanda. Ketika tidak mampu melewati masalah, seringkali jalan perpisahan terpaksa diambil. Lalu, apa sajakah yang
menyebabkan perceraian dalam pernikahan?
Berikut ini beberapa alasan umum untuk perceraian, seperti dilansir
Mag for Woman.
Kurangnya daya tarik fisik
Selama masa pacaran dan awal pernikahan, umumnya penampilan merupakan modal utama yang sangat diperhatikan setiap orang. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, hal ini tak lagi menjadi prioritas. Setelah beberapa tahun perkawinan, ketertarikan fisik di tengah-tengah beberapa pasangan menjadi berkurang. Ini menjadi salah satu alasan perceraian.
Ketidaksetiaan atau perselingkuhan
Ini merupakan penyebab yang sangat umum dari perceraian. Pernikahan yang terluka oleh perselingkuhan bisa diselamatkan, tetapi hanya dengan bantuan usaha yang luar biasa.
Penyalahgunaan zat
Baik itu alkohol atau obat-obatan, penyalahgunaan zat dapat mengakhiri pernikahan manapun. Pasangan dari pecandu narkoba atau alkohol harus menghadapi kritik masyarakat. Mereka secara bertahap menyerah terhadap hubungan mereka karena penyalahgunaan zat menghapus semua cinta dan perhatian dari hati si pecandu.
(Tuty Ocktaviany)