MELIHAT 104 saung (rumah kecil terbuat dari bambu) terapung di kawasan seluas sekitar 4 hektare dan berwisata dengan suasana pedesaan Sunda menjadi unggulan Rumah Air. Adakah ini menjadi pilihan Anda untuk menghabiskan momen libur Lebaran?
Rumah Air terletak di kawasan perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Jawa Barat. Terutama jika bersama keluarga, Anda akan dibuat sejenak melupakan kepenatan di tempat ini. Pasalnya, suasana yang dihadirkan begitu tenang, sarana permainan juga banyak, seperti kolam memancing, all terrain vehicle (ATV), becak mini, Kids Adventure, Disneyland, hingga Crazy Ball.
Fasilitas bermain anak yang paling disukai adalah becak mini dan Crazy Ball. Fasilitas ini berkapasitas maksimum dua orang dan berat 60 kilogram. Arenanya yang luas membuat anak-anak leluasa mengelilingi kawasan ini dengan becak mini. Sedangkan Crazy Ball membuat anak terapung di air tanpa basah. Untuk menyewa sekitar 12 permainan, biaya tambahan dikenakan tergantung jenis permainan.
Fasilitas lain yang paling diminati pengunjung ialah saung. “Sebanyak 90 persen pengunjung menyukai fasilitas ini,” kata Deni Hermawan, Vice General Manager Rumah Air, ketika ditemui Okezone.
Dia menjelaskan, saung terbagi menjadi enam jenis menurut letaknya, yaitu wing kanan, wing kiri, table, taman, nila, gurame, dan bangunan utama. Letak saung yang menjadi favorit pengunjung adalah yang berada di wing kiri dan gurame karena memiliki pemandangan langsung ke Gunung Salak. Sementara, saung gurame dekat dengan fasilitas kolam memancing.
Kental nuansa Sunda
Ada pula bangunan utama yang berfungsi sebagai ruang meeting, seminar, dan pernikahan. Penggunaan fasilitas ini gratis jika tidak melebihi dua jam. Jika lebih dari dua jam, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan. Selain itu, fasilitas mushola dan toilet juga didesain tradisional. Musholanya terapung sementara toiletnya terdiri dari bambu yang disusun.
Untuk pemesanan, Anda cukup datang ke bagian resepsionis. Lalu, resepsionis akan mengarahkan Anda ke saung sesuai kapasitas yang diinginkan. Semilir angin, suara gemercik air, hingga pemandangan Gunung Salak menjadi suasana khas tempat ini. Karyawan yang hilir mudik dengan pakaian adat Sunda menambah kental suasana pedesaannya.
Hal lain yang menjadi unggulan adalah menu yang didominasi makanan Sunda ditambah aneka pilihan sambal, membuat Anda semakin betah bersantai di saung terapung.
Dengan suasana seperti ini, Deni yakin tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata. Meskipun lokasinya jauh dari jalan raya, pengunjung akan tetap datang untuk berwisata. “Ada banyak tempat berkonsep sama di daerah Jakarta ya, tapi suasananya panas. Mereka menawarkan dengan AC, itu kan enggak alami. Kemudian, tempatnya di sini juga kan jauh dari jalan, jadi ada titik tertentu untuk rileks,” jelasnya.
Berdiri sejak Oktober 2010, tempat ini selalu dipadati pengunjung terutama setiap Sabtu pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB dan Minggu pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Di Rumah Air, Anda dapat menikmati fasilitas memancing dengan membayar Rp85 ribu untuk menyewa tempat, peralatan, dan umpan. Di kolam pancing ini terdapat jenis ikan mas, nila, dan gurame. Setiap ikan yang berhasil ditangkap dapat dibawa ataupun dimasak. Anda harus membayar Rp35 ribu per kilogram ikan. Kesenangan tidak sampai di situ, Anda dapat menyantap ikan hasil tangkapan. Tentunya dengan berbagai pilihan bumbu sesuai selera yang dikenai biaya tambahan.
Fajar (25), pengunjung asal Jakarta, mengaku menikmati liburan di Rumah Air. Ini merupakan pengalaman pertamanya berkunjung ke sini, yang sempat direkomendasikan oleh saudaranya.
“Ini baru pertama kali, belum bisa bandingin. Tempatnya menarik, pelayanan memuaskan,” ungkapnya.
Bagaimana mencapai tempat ini?
Anda dapat menggunakan kendaraan umum atau pribadi untuk mengakses kawasan ini. Jika memulai perjalanan dari Stasiun Bogor, Anda dapat naik angkutan umum 02 jurusan Sukasari-Bubulak. Dengan ongkos Rp2.000, angkutan ini berada di depan Stasiun Bogor dan mengantar Anda langsung ke depan Sekolah Tunas Harapan.
Setelah itu, Anda naik ojek atau bus The Jungle. Biaya menggunakan ojek Rp7.000 sampai ke Rumah Air sedangkan untuk bus The Jungle, gratis. Namun, bus tersebut hanya mengantar Anda sampai Mall The Jungle sehingga Anda harus berjalan sekira 300 meter menuju Rumah Air. Waktu yang diperlukan untuk sampai ke tempat ini sekira satu jam.
Sementara jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengakses Tol Jagorawi yang melewati Terminal Baranangsiang. Kemudian, Anda mengambil lajur kanan ke arah Tugu Kujang. Lalu, belok kanan saat melihat Bogor Trade Mall. Setelah itu, ambil lajur kiri setelah perempatan. Terakhir, belok kanan setelah ada papan petunjuk tempat wisata The Jungle.
Waktu tempuh untuk mengakses tempat ini sekira 30 menit. Kawasan ini memiliki area parkir yang cukup luas, tetapi perhatikan waktu kunjungan karena biasanya padat saat akhir pekan dan libur panjang, seperti Lebaran.
(Fitri Yulianti)