MENYANDANG predikat sebagai lulusan sekolah desain tentu memiliki prestige sendiri bagi para muridnya. Mau tidak mau, mereka dituntut dapat memberikan hasil karya yang orisinil dan bisa diterima oleh masyarakat pecinta mode.
Kali ini, dengan tema yang diusung E-Craft, siswa lulusan ESMOD diminta untuk menampilkan hasil karya mereka pada malam kelulusan. Seperti apakah?
Biasanya, sebelum menyandang gelar kelulusan sekolah mode, para siswa ditantang untuk menghasilkan suatu karya yang sesuai dengan karakter mereka dan tetap sesuai dengan tema yang diberikan. Itulah yang dirasakan pada saat malam kelulusan siswa ESMOD Jakarta yang memamerkan hasil rancangan mereka kehadapan banyak orang di sebuah runway.
Ada sekira 40 orang siswa yang lulus tahun ini dari jurusan Fashion Design, sedangkan empat orang lainnya lulus dari jurusan Fashion Bussines Retail. Ke-44 orang siswa tersebut menunjukkan hasil karya mereka dalam berbagai bentuk desain pakaian yang terlihat eksentrik dan avangarde, dengan permainan detail yang sedikit rumit hingga pemakaian bahan yang lain dari pada yang lain.
Pada malam kelulusan itu, terlihat para siswa yang telah menghasilkan suatu rancangan terdominasi dengan warna-warna berani, seperti neon dan warna cerah lainnya. Tidak hanya pakaian wanita yang ditampilkan oleh para lulusan, pakaian pria pun mereka beri sentuhan yang berbeda.
Pada pakaian pria, banyak terlihat permainan detail dan warna yang menjadi sentuhan karya mereka, seperti salah satu contoh celana pria yang dibentuk dengan kesan ketat di bagian paha namun longgar pada bagian betis. Tidak hanya itu, detail lipit-lipit pun menghiasi bagian pinggir celana panjang pria. Sentuhan yang berbeda memang terlihat di setiap karya para lulusan.
"Kami memang memberikan kebebasan kepada para siswa dalam mengeksplorasi setiap rancangan mereka. Pemikiran yang out-of-the-box membantu mengasah daya kreativitas para siswa," jelas Patrice Desilles, Academic Program Coordinator ESMOD Jakarta saat menyampaikan pesannya pada jumpa pers di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2012.
Selain memamerkan hasil karya para lulusan ESMOD Jakarta, pada malam kelulusan juga diumumkan beberapa penghargaan berdasarkan penilaian juri untuk siswa yang memenuhi kriteria yang diajukan sebelumnya. Adapun para pemenang itu sebagai berikut:
- Best Design Award : Henny Adisumarto
- Women Specialitation Award : Glory Wilson
- Best Creation Award (Women Specialitation) : Sherly Priscilia
- Best Creation Award (Man Specialitation) : Fanny Octavia
- Fashion Bussines Retail Award : Dion Hardi Prayugi
- Golden Niddle Award : Cynthia Tanujaya
- Special Juri Award : Catrerine Emilia dan Pricilia
Selain penghargaan dari juri, Yongki Komaladi yang menjadi salah satu juri pun memberikan penghargaan dari sisi desain sepatu kepada Desti Putripratiwi sebagai Favorite Women Design Shoes dan Natalia T. Gunawan sebagai Favorite Man Design Shoes. (ina)
(Tuty Ocktaviany)