MUHAMMAD Taufik telah didapuk sebagai Abang Jakarta 2012. Rupanya, segudang kelebihan menjadi nilai lebih bagi Taufik untuk memenangkan gelar juara dalam Grand Final Abang None tahun ini.
Menyisihkan ribuan peserta dalam sebuah ajang bergengsi sekelas Abang None Jakarta tentu tidaklah mudah. Diperlukan keunggulan yang lebih, guna menarik perhatian juri dan mendapatkan nilai tambah dalam masa karantina dan penjurian. Keunggulan tersebut rupanya dimiliki oleh Muhammad Taufik, finalis Abang None Jakarta 2012 dari wilayah Jakarta Utara.
Pria kelahiran Yogyakarta, 19 November 1988 ini dianggap memiliki penampilan yang menarik dan tinggi badan yang proporsional. “Dari segi busana, dia cukup aman karena tubuhnya yang tinggi sehingga pas ketika dipakaikan baju apa pun,” tutur Maudy Koesnaedi selaku dewan juri dari segi teknik penampilan dan tata busana saat berbincang dengan
Okezone melalui sambungan telefon, Rabu (4/7/2012).
Lebih lanjut, Maudy memberikan pandangannya mengenai sosok Taufik yang dinilainya ramah dan memiliki senyum yang tulus. “Nantinya dia akan bertugas untuk menyambut tamu kehormatan. Senyumnya tulus dan itu menjadi poin lebih untuknya,” katanya.
Taufik yang berprofesi sebagai penyiar radio ini juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Ditambah dengan bahasa Inggris yang mumpuni dan tata bahasa yang baik, alumni Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini seakan telah memiliki paket yang lengkap untuk menyandang gelar sebagai Abang Jakarta 2012.
Tak sampai di situ saja, Maudy juga kembali memuji Taufik. “Saat diminta membuat rencana program kerja ke depan guna melestarikan kebudayaan Jakarta, dia memberikan ide untuk membuat sandiwara radio, di mana tokoh utamanya adalah pemuda Betawi,” cerita Maudy.
Rupanya, ide kreatif ini mendapat sambutan dari rekan sejawatnya. Ini pun menjadi ide terbaik yang paling banyak dipilih oleh finalis lain.
Muhammad Taufik Efendi dan Affifah Mardhotillah telah terpilih menjadi Abang dan None Jakarta 2012. Selama satu tahun ke depan, keduanya memiliki tugas sebagai duta pariwisata DKI Jakarta.
(ina)(Tuty Ocktaviany)