KESAN suci dan sakral dalam pernikahan membuat busana yang dikenakan identik dengan warna putih. Padahal seiring perkembangan zaman, tren kebaya dengan beragam warna terus berkembang.
Pergeseran zaman memang membawa banyak perubahan, salah satunya tren mode kebaya pengantin. Jika dulu warna putih menjadi keharusan dan warna dominan yang dipilih pengantin, kali ini kekayaan warna banyak ditawarkan para desainer.
Hal itu pun diakui Adjie Notonegoro, perancang kebaya senior di Tanah Air. Menurutnya, tidak ditampik bahwa warna putih seperti sebuah keharusan dalam busana pengantin.
"Kalau untuk baju pengantin tradisional, warna putih memang sepertinya sudah menjadi kewajiban, tapi kalau saya pribadi tidak mewajibkannya
sih. Adat Jawa sendiri saja banyak menyuguhkan warna-warna selain putih, seperti hitam, hijau, dan lain-lain. Jadi, semuanya tergantung pada masing-masing orangnya," jelas Adjie Notonegoro saat berbincang dengan
Okezone dalam
event Grand Wedding Expo di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/6/2012).
Menurut Adjie, untuk mengesankan citra modern serta anggun, kebaya berwarna putih bukan suatu kewajiban untuk selalu dikenakan. Terlebih lagi, busana yang sedang tren untuk pengantin sekarang ini lebih ke arah busana simpel dan elegan di mana penggunaan aksesori pada gaun pun tidak berlebihan.
"Perkembangan mode dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan. Saya sendiri ingin menghilangkan payet untuk seluruh koleksi gaun pengantin saya. Sampai kapan tren ini saya pertahankan, ya, sampai tren itu sudah disukai," jelas Adjie.
Bagi Adjie, menciptakan tren untuk digemari masyarakat memang butuh waktu lama. Karenanya, secara Adjie tidak mematok tren tertentu pada khalayak. Adjie sadar bahwa tiap orang memiliki keinginan dan kesukaan yang berbeda-beda, sehingga lebih memilih mengikuti pasar dibandingkan harus berdiam diri di suatu tempat.
"Sekarang ini saya mengikuti keinginan klien yang datang dan bukan menuruti tren yang sedang berlangsung. Jadi, tidak ada ketentuan untuk menggunakan kewajiban warna tersebut," tutup pria yang diketahui memiliki hampir enam koleksi tas Hermes pria ini.
(ind)(Tuty Ocktaviany)