SINGAPURA - Asia terkenal sebagai pelopor maskapai bujet, yang menawarkan tiket murah. Muncul kembali maskapai bujet terbaru dari Asia, yaitu Scoot, besutan Singapore Airlines.
Mencoba menyaingi rivalnya, Jetstar dan AirAsia, Singapore Airlines mengeluarkan maskapai bujet bertajuk Scoot. Maskapai ini baru saja melakukan penerbangan perdana ke Sydney dari Singapura beberapa waktu lalu, dengan membawa 400 penumpang.
Sayang, penerbangan perdana berjalan kurang mulus karena mengalami keterlambatan selama satu jam. Para penumpang terpaksa harus menunggu lebih lama di gerbang keberangkatan sambil dihibur penari tradisional dan seniman Singapura.
Maskapai bujet ini akan terbang dari Singapura ke Sydney setiap hari, dengan harga tiket mulai dari Rp1,7 juta. Untuk pekan berikutnya, Scoot akan menambah lima penerbangan setiap pekan dengan rute dari Gold Coast menuju Singapura menggunakan armada Boeing 777. Scoot juga akan segera membuka penerbangan ke kota-kota Asia lainnya, seperti Bangkok, Tianjin, Tokyo, dan Taipei.
CEO Scoot Campbell Wilson mengakui, perkembangan maskapai bujet di Asia adalah salah satu alasannya meluncurkan maskapai baru ini. "Penerbangan murah telah berkembang sebanyak 26 persen di Bandara Changi pada kurang dari satu dekade ini. Maka dari itu, kami juga ingin masuk ke pasar ini," tukasnya, seperti dikutip dari SMH, Rabu (6/6/2012).
Selain itu, sahut Regional Director of Singapore Tourism Kenneth Lim, adanya maskapai bujet diharapkan menambah kunjungan turis asing ke Singapura. "Sekarang lebih banyak warga Australia bisa ke Singapura karena telah tersedia penerbangan yang murah," tandasnya.
Dengan memulai penerbangan ke Sydney, secara tidak langsung Scoot akan menjadi pesaing kuat AirAsia X, maskapai bujet yang juga baru membuka rute penerbangan menuju Sydney dari Kuala Lumpur.
(Fitri Yulianti)