SEKALIPUN masih membidik pembeli lokal, namun Indonesia Fashion Week (IFW) 2012 sudah berhasil menarik perhatian para pembeli (buyer) luar negeri. Buyer tersebut berasal dari New York, Malaysia dan Jepang.
Memasuki hari terakhir, antusias pengunjung yang ingin menghadiri IFW sangat tinggi. Selain dari Jakarta atau luar daerah, ajang mode terbesar di Tanah Air ini juga menarik minat buyers dari mancanegara.
"Tahun ini hingga dua tahun ke depan, IFW memang fokus dulu membidik pembeli lokal. Namun saya terkejut juga ternyata banyak buyer luar negeri yang datang ke perhelatan ini," tutur Presiden Direktur IFW, Ali Charisma, kepada okezone di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (26/2/2012).
Desainer yang berbasis di Bali ini mengatakan kedatangan mereka memang bukan secara tiba-tiba. Saat mengikuti perhelatan Hong Kong Fashion Week belum lama ini, Ali sekalian membawa brosur IFW.
"Saya hanya bilang kepada para buyer soal penyelenggaraan IFW. Kalau akhirnya datang, itu prestasi bahwa Indonesia sudah dilirik sebagai target market mereka, selain China," jelas desainer ramah ini.
Adapun buyers yang datang ke ajang IFW, kata Ali, berasal dari New York, Jepang, dan Malaysia.
"Ada enam buyer dari New York. Mereka berasal dari agent besar dan mencari mencari koleksi busana malam. Sementara buyers Jepang lebih tertarik dengan produk-produk batik," jelas desainer yang karyanya sudah mendapat tempat istimewa bagi pembeli Australia dan Eropa.
Tak sekadar berburu pakaian, masyarakat luar yang hadir di IFW juga tertarik melakukan penjajakan kerja sama dengan para desainer Tanah Air.
"Ada beberapa orang dari Singapura ingin bekerja sama bisnis online dengan teman-teman desainer. Mereka menilai karya perancang Indonesia sangat menarik dan unik," tutupnya.
(Syukri Rahmatullah)