MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu berjanji akan melestarikan tarian Saman asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Tarian indah ini akan dikenalkan sebagai potensi pariwisata asli Indonesia.
"Setelah ditetapkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus memperkenalkan tari Saman dan menggerakkan sektor budaya untuk dapat menopang ekonomi masyarakat sekitar," katanya usai memberikan sambutan pada pertunjukan musikal “Laskar Pelangi Highlight” di eX Plaza, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, belum lama ini.
Tarian yang awalnya dimainkan oleh laki-laki suku Gayo Lues ini, lanjutnya, akan dieksplorasi hingga mancanegara untuk mengukuhkan keputusan lembaga di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Alhasil, masyarakat mampu melihat tari Saman sebagai kesenian tak benda asli Indonesia.
Mari mengungkapkan, tari Saman yang telah dikukuhkan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia telah mengalami banyak modifikasi. Menurutnya, modifikasi sebuah tarian memang bagus dan harus dilakukan. Namun, tataran keasliannya juga patut dijaga.
Modifikasi, misalnya, dahulu tari saman dilakuan beberapa pria yang memiliki rambut panjang. Namun seiring perkembangan zaman, tarian ini turut melibatkan penari wanita.
(Rani Hardjanti)