PADA Oktober 2011, masyarakat Indonesia disuguhi royal wedding Keraton Yogyakarta dengan segala prosesi adat yang melingkupi. Selang sebulan, royal wedding kembali digelar, kali ini oleh petinggi RI.
Prosesi ngunduh mantu antara Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni dengan Achmad Ubaidillah yang digelar di Gedung Sampoerna Strategic, kawasan Sudirman pada Minggu (27/11) malam, seolah menjadi pesta penutup dua pernikahan agung yang digelar di Indonesia. Dalam dua bulan terahir, 250 juta penduduk Indonesia disuguhi pernikahan agung dari dua anak tokoh besar di Tanah Air.
Yang pertama, pernikahan agung atau royal wedding Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni atau Jeng Reni (kini berganti gelar Gusti Kanjeng Ratu Bendoro), putri bungsu Sultan Hamengkubuwono X dengan Achmad Ubaidillah (kini bergelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudhanegara). Prosesi pernikahan dihelat secara adat Yogyakarta di Keraton Yogyakarta pada 18 Oktober lalu, sedangkan upacara ngunduh mantu diselenggarakan dengan adat Lampung pada 27 November 2011.
Pernikahan besar selanjutnya adalah pernikahan agung putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan Siti Ruby Aliya Rajasa (Aliya), yakni putri kedua Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Prosesi akad nikah dilangsungkan Ibas-Aliya dengan adat Palembang di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, 24 November 2011. Sementara, resepsi pernikahan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 26 November 2011. Demikian berita yang dikutip dari Go Spot, RCTI, Senin (28/11/2011).
(Fitri Yulianti)