180 Desainer & 160 Model Siap Ramaikan JFW 2012

Lastri Marselina, Jurnalis
Kamis 03 November 2011 11:10 WIB
Model aksi di catwalk (Foto: sitedetails.org)
Share :

AJANG Jakarta Fashion Week (JFW) 2012 akan digelar meriah pekan depan. Sebanyak 180 desainer dan 160 model pilihan akan meramaikan ajang tahunan ini.

Memasuki tahun keempat, JFW makin dipercaya sebagai platform mode Indonesia. Kehadiran sejumlah desainer asing memberi warna dan ruang berkreasi para pelaku industri fesyen Tanah Air. Pekan mode ini akan dikemas dalam 51 show dari lebih dari 180 desainer, 60 brands dan lebih dari 160 model yang terlibat untuk memeragakan lebih dari 2.000 outfit.

Bertempat di Pacific Place, Sudirman, Jakarta, mulai dari 12-18 November 2011, JFW akan dibuka dengan show bertajuk “Alliance Of Beauty” oleh desainer ternama ASEAN, di antaranya Biyan Wanaatmadja (Indonesia), Ashley Isham (Singapura), Bernard Chandran (Malaysia), dan Tube Gallery (Thailand).

“Kami memang sengaja memilihkan ‘local designer’ yang maju di negaranya hingga mendunia. Koleksi Biyan saat ini sudah tersebar di beberapa butik mewah di beberapa negara dan busana Ashley dipakai oleh keluarga kerajaan Inggris dan selebriti. Sementara dua selebriti langganan Bernard ialah Tori Amos hingga Lady Gaga, sedangkan Tube Gallery sudah pernah berpartisipasi dalam ajang pergelaran mode penting di Asia dan Paris,” papar Svida Alisjahbana selaku Ketua Umum JFW 2012 pada konfrensi pers “JFW 2012: Menuju Kemajuan Industri Mode Indonesia” di Canteen, Pacific Place Mall, Sudirman, Jakarta, Rabu (2/11/2011).

Keunikan tahun ini ialah ada show yang didedikasikan untuk Robby Tumewu yang sedang kurang sehat pada 13 November 2011. Show bertajuk “Color Me Life” akan menampilkan karya 10 desainer masing-masing 6 set koleksi dengan interpretasi warna berbeda-beda. Di antaranya Tri Handoko (putih), Liliana Lim (merah), Ghea Panggabean (jingga), Tuty Cholid (kuning), Era Soekamto (hijau), Adesagi Kierana (turquoise), Yongki Budisutisna (biru), Carmanita (ungu), Kanaya Tabitha (emas), dan Barli Asmara (hitam).

“Sebelum menjadi entertainer, Robby Tumewu merupakan desainer yang berani bermain warna. Kami memutuskan untuk mendedikasikan show ini untuk memberikan semangat. Alangkah baiknya generasi muda melihat apa yang dilakukan generasi terdahulunya,” papar Tri Handoko di kesempatan yang sama.

Malam final Lomba Perancang Mode akan menjadi saksi lahirnya perancang Indonesia berpotensi tinggi. Begitu pula dengan ajang penghargaan yang mendorong kreativitas kaum muda dalam Cleo Fashion Awards dan Grazia Glitz & Glam Awards dengan dunia “entertainment” sebagai fokusnya.

British Council akan memersembahkan kolaborasi antara Oscar Lawalata dengan Justin Smith, perancang topi asal Inggris. Lima desainer Jerman di mana dua di antaranya merupakan desainer papan atas akan memamerkan karyanya di JFW 2012. Thailand dan Meksiko juga ikut menampilkan desainer berbakatnya.

Tak ketinggalan, sejumlah desainer khusus busana muslim dari anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) akan unjuk kebolehan pada 14 November 2011.

Sebagai penutup rangkaian JFW 2012, Dewi Fashion Knights akan menghadirkan Auguste Susastro, Sally Koeswanto, Sapto Djojokartiko, Sebastian Gunawan, dan Tex Saverio.

“Mayoritas akan memeragakan busana wanita. Sementara untuk koleksi pria akan ada satu brand khusus, yakni Billy Wong yang mengusung karya seni batik Madura, khususnya Tanjung Bumi. Untuk bridal, akan lebih mengutamakan gaun malam bukan bridal khusus. Koleksi anak-anak akan dipamerkan pada Kids Fashion Festival yang akan hadir sepekan setelah JFW,” tutup Svida.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya