JIKA banyak orang terlihat buruk saat pergelangan kakinya patah, tidak demikian dengan Marilyn Monroe. Kendati mengalami cedera kaki, namun ikon kecantikan sepanjang masa itu tetap tampil gaya.
Aktris seksi itu berpose dalam set film "River Of No Return" pada 1953, mengenakan bikini hitam, dan high heels. Tapi dia tampak menahan rasa sakit dan tetap berkedip sambil tersenyum sebagai salah satu ciri khasnya.
Ini merupakan gambar Monroe yang diambil untuk majalah Look pada 1953. Tetapi hanya tiga foto dari seluruh album berhasil masuk ke edisi akhir majalah fesyen ternama itu.
Sementara sisa foto yang diabadikan oleh fotografer John Vachon di Rockies, Kanada, telah disembunyikan hingga saat ini. Demikian dikutip dari Dailymail, Sabtu (22/10/2011).
Sebuah buku berjudul "August 1953: The Lost Look Photos" terdiri dari 100 foto, serta tulisan, dan surat pribadi dari sang fotografer.
Vachon diberi kesempatan langka untuk mengabadikan foto bom seks yang meninggal pada 1962, saat dirinya cuti beberapa hari lantaran mengalami cedera.
Salah satu foto diabadikan bersama sang pacar, pemain baseball Joe DiMaggio, yang menjadi satu-satunya pose sebuah pemotretan formal.
Banyak foto negatif asli Vachon yang rusak, sehingga masing-masing gambar yang berlatarbelakang hitam putih dalam buku itu diperbaiki dengan konsep digital. Ketidaksempurnaan telah dihapus dan hati-hati dikalibrasi.
Chris Kuppig selaku Kepala Dover Publications mengatakan, "Kami sedang bekerja dengan peneliti foto Amy Pastan pada proyek lain ketika dia memberikan kita satu set foto Marilyn Monroe yang diabadikan oleh Vachon. Hanya tiga foto hasil bidikan Vachon yang digunakan dalam 'August 1953: The Lost Look Photos', artikel tentang lokasi pemotretan di Kanada."
"Sisanya tetap diterbitkan sejak saat itu. Kami terpesona. Berikut adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk memberikan kenangan pada para penggemar di seluruh dunia, karena foto Marilyn jarang terlihat," tutupnya.
(Chaerunnisa)