Jelang Pernikahan Reni-Ubai, Kunjungan Wisata Keraton Meningkat

Prabowo, Jurnalis
Sabtu 15 Oktober 2011 13:35 WIB
gorontalotravel.wordpress.com
Share :

Yogyakarta - Sepekan ini, pengunjung objek wisata Keraton Yogyakarta mengalami peningkatan cukup signifikan. Namun, saat prosesi pernikahan putri bungsu Sultan HB X, Gusti Kanjeng Ratu Bendoro (Reni) dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudhanegar (Ubai) pada 16-19 Oktober 2011, kunjungan wisata ditutup untuk umum.

Loket kunjungan akan kembali dibuka untuk umum pada Rabu, 20 Oktober 2011 bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan Keraton Yogyakarta. “Seminggu ini pengunjung cukup banyak dari hari-hari biasanya, ada turis (asing) maupun domestik,” jelas Suyatmi (56), pihak keamanan Keraton Yogyakarta saat dikonfirmasi okezone, Sabtu (15/10/2011).

Warga Taman Patehan Kraton Yogyakarta ini menyampaikan, biasanya dalam satu hari pengunjung yang datang untuk membeli tiket antara 100-150 orang. Namun, dalam beberapa hari terakhir ini terjual hingga 150-250 tiket.

Saat disingung peningkatan kunjungan ini terkait adanya pernikahan Reni-Ubai, Suyatmi tidak bisa memastikan. “Lho, kalau itu kan mereka (pengunjung), tapi saya pikir ada keterkaitannya,” jelas ibu empat anak dan tujuh cucu ini.

Suyatmi menceritakan, objek wisata Keraton Yogyakarta memiliki tiga museum, yakni Museum HB IX, Museum Foto, dan Museum Batik. Terdapat pula beberapa bangsal maupun beberapa bangunan peninggalan sejarah yang masih terawat dengan baik, seperti Bangsal Srimanganti yang setiap saat ada pertunjukan budaya yang dilakukan oleh abdi dalem keraton.

Harga tiket masuk area bervariasi menurut usia. Untuk anak TK, dikenai biaya masuk sebesar Rp1.500 per kepala. Bagi anak SD, sebesar Rp2.500 dan dewasa Rp5.000 sedangkan untuk wisatawan mancanegara sebesarRp 12.500.

“Pengunjung itu biasanya kalau ramai pada saat liburan sekolah dan hari libur seperti Sabtu dan Minggu,” tutupnya.

 

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya