Raja Ampat Butuh Investor Asing

Pasha Ernowo, Jurnalis
Selasa 27 September 2011 13:35 WIB
(Foto: triptourism)
Share :

PEMBANGUNAN infrastruktur yang dimiliki Indonesia Timur, khususnya Papua, sangat minim dibandingkan Indonesia Barat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat memberikan ruang sebesar-besarnya kepada investor asing untuk berinvestasi.

"Untuk menarik minat investor asing datang, maka pemerintah Kabupaten Raja Ampat selalu ikut serta dalam pameran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata ke luar negeri," kata Niko Ramadei selaku Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat kepada okezone usai konferensi pers Festival Budaya Asmat di Dapur Babah Elite, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2011).

Festival & Travel Mart Raja Ampat 2011 menjadi sarana untuk semakin mempromosikan Raja Ampat ke dunia internasional. Sejauh ini, ditambahkan Niko, setelah proses panjang berpromosi ke luar negeri, sudah ada enam investor asing yang akan berinvestasi di Raja Ampat.

"Keenam investor tersebut berasal dari USA, Jerman, dan Prancis. Untuk USA, kami telah mencapai kesepakatan untuk berinvestasi di bidang penerbangan," terangnya.

Niko menambahkan, setelah terjadi kerja sama dengan negara USA, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat segera melakukan perluasan landasan bandara 200. Ia beralasan, apabila tetap mengandalkan landasan yang ada, maka pesawat berbadan besar tidak bisa masuk. Rencananya, perluasan landasan selesai pada 2012.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya