Jadikan Batik Milik Semua Lapisan

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis
Selasa 27 September 2011 13:53 WIB
Model berbatik (Foto: Google)
Share :

BATIK tak hanya milik kalangan pecinta semata. Untuk membuat batik kian mendunia, menjadikan batik sebagai milik semua lapisan menjadi langkah yang perlu dilakukan.
 
Pengukuhan Unesco yang menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia menggugah Pasaraya untuk menghadirkan perhelatan “Tribute to Batik” yang diselenggarakan mulai 24 September sampai dengan Oktober 2011.
 
Selain sebagai bentuk dedikasi terhadap batik, ajang ini merupakan bentuk perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2011.
 
"Acara ini merupakan event tahunan Pasaraya. Hanya saja tahun ini, terutama sejak batik ditetapkan pemerintah yang digunakan setiap hari Jumat, serta pengesahan dari Unesco, event ini menjadi momentum Pasaraya yang sudah 38 tahun fokus pada produk Indonesia dan handy craft," kata Medina Latief Harjani selaku President Director Pasaraya dalam sesi konferensi pers “Pasaraya Tribute to Batik” di La Mangare Cafe, Pasaraya, Jakarta, Selasa (27/9/2011).
 
Dituturkan Dina, lewat pameran ini Pasaraya ingin mengajak serta masyarakat secara umum, terutama generasi muda untuk lebih “aware” dengan hasil karya anak bangsa.
 
"Saya ingin mengajak masyarakat yang selama ini tidak 'ngeh' dengan karya bangsa untuk bisa menikmati keindahan batik. Jadi biasanya kalau ada pameran yang datang adalah batik ‘lovers’, namun lewat pameran ini saya ingin mengajak masyarakat umum," lanjutnya.
 
Apalagi, Dina melihat bahwa saat ini banyak sekali generasi muda yang sudah mulai menghargai karya bangsa sendiri.
 
Andhika Anindyaguna selaku Ketua HIPMI Jakarta pun mendukung hal tersebut.
 
"Kami selalu konsentrasi terhadap pelestarian batik Indonesia. Bahkan, tiap hari para anggota HIPMI mengenakan batik," tuturnya.
 
Dilanjutkannya, HIPMI memang sangat konsentrasi dengan industri batik nasional. Dengan iklim usaha yang kondusif bagi batik nasional, maka sektor ini pun akan tergerak dengan baik.
 
"Sektor ini merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif, sehingga dapat sekaligus menciptakan lapangan kerja dan tidak hanya meningkatkan produksi batik semata," tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya