RAPPER Kanye West ternyata serius menggarap label modenya. Hal itu ditunjukkan lewat komitmennya tampil meramaikan Paris Fashion Week. Penampilan West di panggung Paris akan menjadi debutnya, sekaligus ujian memasuki dunia mode.
Untuk itu, West mempersiapkan koleksinya secara maksimal. Menurut majalah Vogue, West telah menggandeng desainer asal Inggris, Katie Eary, untuk membantunya sebagai konsultan kreatif. West bukanlah selebriti pertama yang mencoba masuk ke dunia mode.
Victoria Beckham, Gwen Stefani, Beyonce Knowless, Avril Lavigne, dan Sarah Jessica Parker adalah beberapa selebriti yang telah membuktikan bahwa mereka pun bisa bersaing dengan para desainer berlatar sekolah mode.
Branding Expert Tim Jeffrey mengatakan bahwa bisnis mode para selebriti hanyalah perpanjangan popularitas mereka.
“Jika popularitas mereka jatuh, bukan tidak mungkin brand mereka juga akan ikut jatuh,” papar Jeffrey.
“Akan lebih baik jika mereka benar-benar tahu apa yang akan mereka lakukan dengan brand yang mereka miliki ke depannya,” sebut Jeffrey.
Sementara, Bruce Ross, Presiden dan CEO Celebrity Fashion Group, perusahaan konsultan marketing, menilai sukses dan tidaknya sebuah fashion brand tidaklah berakar pada popularitas seseorang, melainkan orisinalitas.
“Konsumen tidak mudah dibodohi, mereka tidak akan lantas terlena dengan nama besar. Konsumen bisa menilai apakah koleksi para selebriti tersebut orisinal atau tidak,” katanya.
Ross mencontohkan Gwen Stefani dan Beyonce Knowles yang sukses menancapkan kuku di ranah mode.
“Mereka punya gaya unik yang membuat orang ingin meniru gaya mereka dan itu merupakan kekuatan dari brand fashion mereka,” ujar Ross.
“L.A.M.B milik Stefani juga tidak hanya merepresentasikan gaya Stefani melainkan telah menjelma sebagai simbol gaya harajuku Amerika,” lanjutnya.
Adapun Beyonce menghadirkan House of Dereon sebagai bentuk tribute kepada neneknya, Agnes Dereon, yang merupakan seorang penjahit pada tahun 1920-an.
Karena itu, koleksi House of Dereon mengusung gaya vintage yang dikombinasikan dengan selera sensual khas Beyonce. Namun, Ross mengatakan, tidak semua selebriti memiliki konsep kuat terkait dengan bisnis fashion mereka. Banyak juga yang memanfaatkan momen aji mumpung.
“Ambil contoh para saudari Kardashian,” sebut Ross, mengacu pada label Kardashian Collection yang kini dijual di jaringan department store Sears.
(Chaerunnisa)