GUNA menginspirasi masyarakat dan mempublikasi kampanye keberadaan atlet penyandang tunagrahita yang berprestasi, L-Men of the Year 2011 bersinergi untuk pertama kali dengan menjadikan salah satu finalisnya sebagai Duta SOIna (Special Olympics Indonesia).
Memasuki tahun ke-8, perhelatan L-Men of the Year memberikan nuansa berbeda. Selain fokus dengan pemilihan sosok yang akan menjadi ikon L-Men, di mana kriteria utama yakni memiliki tubuh sehat dan atletis,
event tahunan dari Nutrifood ini pun memasukkan agenda sosial di dalamnya.
Untuk pertama kalinya, pembekalan masa karantina ke-14 finalis L-Men of the Year diisi dengan kompetisi persahabatan dengan atlet SOIna (Special Olympics Indonesia). Organisasi ini sendiri merupakan satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga tunagrahita di Indonesia.
Bentuk sinergi tersebut diaplikasikan dengan diadakannya pertandingan dua olahraga, yakni bocci dan estafet yang dilangsungkan di Bara Futsal, kawasan Blok M, Jakarta, Jumat (8/7/2011). Selain pengadaan kompetisi tersebut, pihak L-Men pun akan memilih salah satu sosok finalis yang cocok untuk menjadi duta SOIna.
"Kriteria terpilih untuk duta ini, yaitu dia adalah sosok yang perhatian dan memiliki jiwa sosial tinggi sehingga bisa menjadi juru bicara yang baik untuk SOIna," ujar Christian Widi Nugraha selaku L-Men Brand Manager kepada
okezone di sela-sela sesi kompetisi di Bara Futsal.
Dari 14 finalis, pihak L-Men memutuskan finalis dari Ambon, yaitu Syarif Maricar sebagai duta SOIna.
"Saya tidak menyangka sebelumnya bisa terpilih sebagai duta SOIna. Saya sangat senang sekali," ujarnya.
Atas kemenangan tersebut, Syarif pun menyimpan niat mulia. Dengan mimik yang begitu antusias, dia menuturkan keinginannya tersebut. "Saya ingin mereka berada pada tempat yang sejajar dengan siapapun sehingga posisi mereka tidak dikesampingkan," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)