KALANGAN dewasa masih menjadi pasar prospektif bagi brand fesyen. Namun, Alleira tak ingin melupakan segmen anak-anak dan remaja untuk memperluas kalangan pencintanya.
Alleira mendapuk Amanda Nindra Purnomo Marki, desainer cilik berusia 11 tahun, khusus untuk segmen remaja dan anak-anak. Bukan tanpa maksud bila Alleira serius menggarap pasar ini.
“Kita mau mengenalkan batik sejak dini. Saya baca dari literatur, brand internasional juga mengeluarkan lini baby dan kid karena memang ada pasarnya,” kata Zakaria Hamzah, Operational Director Alleira pada kesempatan wawancara eksklusif dengan okezone di butik Alleira Gandaria City, Jakarta, baru-baru ini.
“Katakanlah seorang desainer besar, dia punya anak atau cucu, ‘Lho kok anak saya pakai baju orang lain? Kenapa enggak saya yang rancang?’. Seperti itu pemikiran Alleira,” imbuhnya.
Soal perluasan pasar hingga menentukan desainer untuk setiap lini yang ada, sudah diperhitungkan Alleira dengan matang.
“Kita memang sudah planning, tahun kesekian luncurkan lini untuk bayi atau remaja. Tapi tetap, untuk teen, kids, dan baby, buying power-nya adalah orangtua karena pasar dewasa masih lebih besar, perbandingannya 80:20,” jelasnya.
Pertumbuhan bisnis yang pesat menjadikan Alleira menerima penghargaan entrepreneurship dari majalah Small Medium Enterprise SME Kuala Lumpur dan majalah SWA 2009-2010 sebagai fast growing company.
(Fitri Yulianti)