Inilah Cara Alleira Besarkan Bisnis di Mancanegara

Fitri Yulianti, Jurnalis
Rabu 23 Februari 2011 13:49 WIB
(Foto: dok. Alleira)
Share :

MEMBESARKAN bisnis di negara orang jelas sulit. Apalagi bila bisnis yang digeluti adalah batik yang belum terlalu populer di luar negeri.

Sejak 2008, Alleira sudah memiliki tiga butik internasional, di antaranya Singapura, Malaysia, dan Australia. Tergolong mengagumkan karena Alleira baru berusia tiga tahun sejak didirikan pada 2005, tapi sudah bisa berekspansi.

Kendala bukan tidak ditemui di tengah perjalanan membesarkan bisnis.

“Kendala mengedukasi batik. Orang luar negeri terutama keturunan China, tidak terlalu tahu batik; batik itu apa, mau dipakai ke mana. Mereka tahunya untuk acara khusus yang formal. Tapi kalau orang Melayu masih ngerti sedikit. Karena mereka juga pernah buat batik,” jelas Zakaria Hamzah, Operational Director Alleira pada kesempatan wawancara eksklusif dengan okezone di butik Alleira Gandaria City, Jakarta, baru-baru ini.

Alleira pun gencar memberikan edukasi memadai bagi pembeli mancanegara terhadap batik, salah satunya lewat pameran yang dihelat Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, juga oleh kedutaan besar Indonesia.

“Kita ikut pameran yang di dalamnya ada fashion show dan workshop padu-padan batik dan selendang untuk jadi busana siap pakai,” imbuhnya.

Edukasi terus dilakukan mengingat begitu banyak brand Eropa yang menyerbu pasar Asia. Setidaknya, Alleira menggencarkan branding tiap dua bulan.

“Remind harus rutin karena kalau tidak, mereka lupa. Apalagi, di Singapura tiap bulan ada brand baru yang masuk. Kita harus branding terus,” tukasnya.

Respons semakin bagus. Terbukti, Alleira akan segera membuka cabang baru di Marina Bay, Singapura.

“Karena Singapura pusat perdagangan Asia, buying power-nya luar biasa, gerbang perdagangan dan mode, meski Hong kong juga bagus. Tapi Singapura masih lebih bagus ketimbang Hong Kong,” tandasnya.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya