MENGIKUTI ajang pemilihan Puteri Indonesia 2010, bukan hal sepele bagi Nadine Alexandra Dewi Ames. Ajang pemilihan kecantikan yang mengantarkannya meraih mahkota Puteri Indonesia ini dilandasi oleh berbagai misi yang ingin direalisasikannya. Di sisi lain, Nadine pun menilai pemilihan ini menyakut berbagai hal yang serius.
“Sebenernya memang saya belum kepikiran untuk mengikuti kontes Puteri Indonesia tahun ini, tapi dukungan dari ibu saya, keluarga, teman-teman dan rekan-rekan saya begitu banyak. Dan sebelum saya mengisi formulir, saya pun berfikir sejenak. Jika saya ikut ajang ini, apa yang akan saya lakukan untuk Indonesia. Karena saya tidak bisa ikut hanya untuk
have fun, dan ini menyangkut hal yang serius,” paparnya saat ditemui di Graha Mustika Ratu, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2010).
Menceritakan kembali perjalanannya mengikuti Pemilihan Puteri Indonesia, sebelum mengisi formulir Puteri Indonesia, Nadine mengaku sempat berpikir sejenak dan bertanya dalam hati apa yang hendak dilakukannya untuk membuat nama Indonesia harum di mata dunia internasional.
“Selalu ada kesempatan dalam pemilihan seperti ini, dan saya harus memikirkan apa yang akan dilakukan jika menang. Jadi, sebelum mengisi formulir ini saya tanya pada diri sendiri, apa yang harus saya lakukan untuk Indonesia,” sambungnya.
Mengungkapkan salah satu misinya, Nadine berharap agar seluruh dunia dapat mengenal Indonesia. Sehingga ia pun tak perlu lagi menjelaskan di mana letak Indonesia seperti yang selama ini menjadi pertanyaan banyak masyarakat luar negeri.
“Selanjutnya yang ingin saya lakukan, adalah di mana pun saya berada, saya akan mengatakan sebagai orang Indonesia dan saya bangga akan hal itu. Saya juga ingin mendengar orang-orang mengatakan, ‘Oh ya, kami tahu itu di mana. Kami tahu negara tersebut’. Saya tidak ingin mengatakan lagi Indonesia itu letaknya berdekatan dengan Australia, atau Singapura,” jelasnya.
Misi lain yang ingin direalisasikan Nadine adalah menyelamatkan hutan-hutan Borneo dan hutan yang ada di Sumatera yang kini sudah mulai punah, maupun juga orangutan.
“Salah satu misi saya adalah menyelamatkan hutan-hutan Borneo, serta hutan-hutan yang ada di Sumatera dan juga orang hutan, karena ini sangat penting untuk budaya kita. Dan lenyapnya hutan Borneo, lenyapnya orangutan, maka lenyap juga identitas bangsa kita,” tandasnya.
(Tuty Ocktaviany)