VOKALIS grup band Vierra, Widi Soediro Nichlany atau yang akrab disapa Widi “Vierra” memang gemar berpakaian kasual yang menunjukkan sisi ABG-nya. Siapa sangka, di balik sikap cueknya itu, Widi pencinta batik dan senang mengenakannya di berbagai kesempatan.
"Aku suka batik dari SD. Suka karena orangtua (ortu) sering pakai, ortu biasanya pakai buat jalan-jalan. Apalagi ibu, sering pakai kain batik tinggal dililit-lilit saja kan, aku juga suka. Kalau bapak, pakai celana batik saja," ungkap Widi saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (3/5/2010).
Kendati batik sering diidentikkan dengan kaum tua, namun Widi memakai batik dengan motif dan warna yang mampu menyajikan style busana anak muda yang modern dan modis.
"Batiknya enggak formal-formal gitu. Dengan pakai batik, kadang mama bilang aku kayak nenek-nenek, tapi aku enggak masalah dibilang seperti itu. Aku kalau keluar kota kadang beli baju batik selain suvenir-suvenir," tutur dara berambut panjang ini.
Saking menggandrungi fesyen bermaterial kain tradisional itu, dara kelahiran 8 Mei 1990 ini tak segan memakai batik dalam berbagai kesempatan.
"Pakai batik sih biasa saja, kadang aku pakainya saat study tour biasanya pakai celana batik, selebihnya buat jalan-jalan. Pakai batik pokoknya keren habis. Yang aku pakai saat ini dress batik. Kadang aku pakai kemeja batik milik papa, aku ambil aja di lemari papa tanpa bilang-bilang. Baju batik papa itu enak dipakai, bahannya lembut. Aku juga punya kimono batik. Pokoknya batik di rumah itu rusuh (ada di mana-mana)," paparnya
Kendati senang memakai batik, namun dara berambut panjang ini tidak memiliki anggaran khusus untuk membeli batik. Malah, lantaran senang memakai batik, pelantun “Dengarkan Curhatku” ini sering mendapat batik dari teman-temannya.
"Buat batik, enggak ada dana khusus. Aku pakai batik ini enggak beli, dikasih sama teman kok. Aku dikasih beberapa batik dari Sinombatik Eksperimen Bandung, itu clothing punya teman," aku dara yang tidak mencuci langsung koleksi batiknya.
Selain untuk fesyen, pemilik tato mikrofon di pergelangan tangan kiri itu juga memiliki koleksi aksesori pendukung penampilan bermaterial batik.
"Batik bisa dipadupadan apa saja. Aku juga punya koleksi tas, dompet batik, kadang juga kalung-kalung yang gambar wayang," tandasnya.
(Chaerunnisa)