BUNDARAN Hotel Indonesia (HI) yang telah menjadi ikon Jakarta, bahkan Indonesia, memiliki pesona yang kharismatik dan tiada banding. Tepat di depan bundaran yang dihiasi Tugu Selamat Datang, berdiri Hotel Indonesia yang merupakan hotel pertama Indonesia yang diresmikan Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 5 Agustus 1962.
Kini hotel yang telah menjadi landmark bersejarah dan merupakan simbol kebanggaan Bangsa Indonesia telah berganti rupa dan beralih fungsi menjadi bangunan superblok Grand Indonesia dengan brand Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Terkoneksi dengan Grand Indonesia Shopping Town merupakan kompleks yang berintegrasi dengan fasilitas premium yang menyediakan solusi satu pintu untuk tinggal, bekerja, pertemuan, belanja, makan, dan hiburan.
Salah satu bangunannya ialah Hotel Indonesia Kempinski Jakarta yang berdiri kokoh di kawasan bisnis utama Jakarta. Hotel bintang lima ini bersama dengan kompleks berintegrasi seluas 7,5 hektar.
"Kami bangga Hotel Indonesia Kempinski Jakarta dapat menjadi hotel pilihan di Jakarta," ucap General Manager Hotel Indonesia Kempinski Jakarta Gerhard E Mitrovits saat konferensi pers Grand Opening Hotel Indonesia Kempinski Jakarta dan Grand Indonesia Shopping Town, Selasa (19/5/2009).
Dalam sambutannya, Gerhard memaparkan beberapa fasilitas yang ada dalam bangunan mix used premium ini.
"Hari ini kami memperkenalkan Casa D'oro yang merupakan restoran otentik Italia yang modern di bawah kreasi Francesco Greco yang telah berpengalaman di mancanegara. Selanjutnya adalah happening to be night club terpopuler dilengkapi panggung di tengah ruangan, bar yang ditinggikan, serta sunken private outdoor lounge Pavilion Ramayana Bar & Lounge. Dan yang paling membanggakan adalah Presidential Suite seluas 512 meter persegi yang superaman dan modern dengan jendela kaca tahan peluru, serta Kempinski The Spa yang menggunakan metode penyembuhan melalui alam," jelas Gerhard.
Semua fasilitas di atas semakin mengokohkan Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, termasuk Kempinski Grand Ballroom seluas 3.000 meter persegi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan korporat, pameran, dan pernikahan, Bali Room cantik seluas 1.000 meter persegi yang menjadi tempat pertemuan paling bergengsi di Jakarta, Signatures Restaurant, Lobby Nirwana Lounge, Sky Pool Bar Cafe. Dan dua restoran di bawah Grand Indonesia yang dikelola Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, yaitu rumah makan klasik Amerika era 50-an, Times Square Restaurant & Bar, serta Designer Cafe.
Hotel Indonesia Kempinski Jakarta terkoneksi dengan Grand Indonesia Shopping Town yang juga terdiri dari Kempinski Private Residences dengan 59 lantai, gedung perkantoran premium Menara BCA, Grand Indonesia West Mall, dan Skybridge Mall.
Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menghadirkan 289 kamar yang luas dan megah, yang berkisar dari ukuran 68 meter persegi/72 meter persegi sampai 421 square meter, semuanya didesain dengan kualitas tinggi.
Selain fasilitas tersebut, bagi pengunjung Grand Indonesia Shopping Town dapat mencari produk-produk pilihan di butik-butik kelas internasional, dan produk khas serta hasil kerajinan tangan Indonesia di Alun-alun. Pengunjung juga dapat memilih film yang sesuai dengan suasana hati di Blitz Megaplex yang terdiri dari 10 studio. Selain itu, pengunjung juga dapat mengajak keluarga ke pusat hiburan Crossroads of the World, untuk menikmati restoran dan interior khas dari berbagai belahan dunia.
Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Director of Public Relation Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Hanny Wahyuni, General Manager Grand Indonesia Lin Than, dan Teges P Soraya Guerinoni Senior Marketing Communication Manager Grand Indonesia.
Untuk diketahui, Grand Opening Hotel Indonesia Kempinski Jakarta dan Grand Indonesia Shopping Town akan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (20/5/2009).
Dalam acara grand opening ini pun Grand Indonesia Shopping Mall telah mempersiapkan program belanja yang menarik bagi para pengunjung mal.
Serangkaian program belanja yang diberikan Grand Indonesia Shopping Mall dalam perayaan grand opening-nya adalah BCA Food Festival program lucky dip dengan diskon sebesar 25 persen, 50 persen bahkan hingga 10 persen untuk pembelian makanan dan minuman di banyak outlet selama 22-24 Mei 2009 dengan menggunakan kartu BCA, Gramedia Sale diskon hingga 30 persen untuk semua barang kecuali elektronik, di toko buku Gramedia pada 25-31 Mei 2009.
Pengunjung juga dapat menikmati program grand sale hingga 70 persen untuk berbagai macam produk di outlet-outlet yang berpartisipasi pada 25-31 Mei 2009.
"Program diskon besar-besarn dalam rangka grand opening Grand Indonesia Shopping Mall ini sangat bermanfaat bagi para pengunjung mal. Para pengunjung akan emndapatkan harga yang semakin efisien dan juga meningkatkan efisiensi waktu karena Grand Indonesia Shopping Mall menyediakan beragam kebutuhan belanja. Kegiatan belanja dan hiburan bersama teman dan keluarga pun menjadi semakin stylish dan efektif karena kami telah mengemas beragam program menarik dan menyediakan fasilitas outlet taman hiburan yang menyenangkan," kata Teges Soraya.
Didirikan di atas lahan komplek Grand Indonesia Shopping Town seluas kurang lebih 7 hektar, Grand Indonesia Shopping Mall menjadi salah satu bangunan yang terinytegrasi dalam kompleks tersebut. Grand Indonesia Shopping Mall beroperasi sejak Maret 2007 dan menyediakan lahan retail seluas 132.272 meter persegi dengan lahan parkir berkapasitas 5500 mobil. Terdiri dari East Mall, West Mall, dan Skybridge, Grand Indonesia Shopping Mall terbagi dalam lima zona utama, yaitu The Speciality Zone, The Main Zone, Crossroads of the World, Food Louver, dan Blitzmegaplex.
(Chaerunnisa)