WEWANGIAN dengan aroma bebungaan dan buah-buahan masih tetap menjadi unggulan untuk tren parfum 2008. Pantas bila kini Oriflame juga tergelitik melansir koleksi wewangian terbaru berjudul Radiant Light.
Untuk menciptakan wewangian baru tersebut, perusahaan kosmetik asal Swedia ini bekerja sama dengan perfumery terkenal dunia Marie Salamagne. Salamage memang bukanlah satu-satunya perfumery kelas dunia yang digaet Oriflame, tetapi sudah ada beberapa nama terkenal lainnya, seperti Bernard Ellena yang membuat parfum Petal Quartz.
"Kerja sama dengan para perfumery kelas dunia semacam ini merupakan salah satu upaya Oriflame untuk menjaga kualitas produk wewangian. Kami pun berharap wewangian Radiant Lights ini bisa diterima wanita berusia 20 sampai 30 tahun sebagai market yang potensial," tutur Marketing Manager Oriflame Shinta Laksmita di sela-sela peluncuran Radian Lights di Jakarta, baru-baru ini.
Di tempat yang sama, Marie Salamagne mengatakan, wewangian Radiant Lights memunculkan aroma awal berupa grapefruit dan pear, kemudian disusul aroma inti dari wangi bunga acacia, jasmine, lily, dan cendarwood. Selanjutnya untuk aroma terakhir yang keluar adalah aroma musk, sandalwood, amber, dan vanilla. "Radiant Light paling cocok dipakai oleh wanita yang memiliki percaya diri yang tinggi. Dan mereka pun bisa merasakan aroma wewangian ini selama enam sampai tujuh jam," jelas Salamagne.
Technical Advisor Oriflame Indonesia Ted Boman juga menambahkan, Radian Light ini bisa dipakai wanita saat pagi ataupun siang hari. Mereka bisa menyemprotkan wewangian ini di area semacam pergelangan tangan atau di belakang telinga ketika mau ke kantor atau pesta sekalipun. Tapi tak ada larangan juga bagi mereka yang berusia remaja ingin mencoba parfum ini.
(Tuty Ocktaviany)