Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris! Anak Down Syndrome Meninggal, Diduga Dibully Teman Sebayanya

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |17:05 WIB
Miris! Anak Down Syndrome Meninggal, Diduga Dibully Teman Sebayanya
Kasus dugaan bullying. (Foto: dok Ist)
A
A
A

JAKARTA – Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus meninggalnya Z-A-A, bocah penyandang down syndrome yang diduga menjadi korban kekerasan oleh teman sebayanya. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi dan asesmen sosial sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut terhadap anak-anak yang diduga terlibat.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Tambak Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. Saat itu, korban berada di teras rumah sebelum didatangi dua temannya yang juga tinggal di lingkungan sekitar.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, Slaras Abdul Wahid, anaknya pertama kali ditemukan oleh sang ibu yang baru pulang berjualan dari pasar. Ketika ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup dan terjatuh dari kursi roda. Tubuhnya sudah membiru dan terdapat tali yang menjerat lehernya.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Karena ditemukan meninggal dalam kondisi tidak wajar, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada polisi untuk diselidiki lebih lanjut.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani autopsi. Berdasarkan hasil autopsi, selain ditemukan tanda jeratan pada leher, terdapat pula cairan sabun di dalam perut korban yang diduga berkaitan dengan tindakan kekerasan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement