Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Jenis Pupuk untuk Pohon Alpukat di Rumah agar Tumbuh Subur dan Sering Berbuah

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |07:05 WIB
Ini Jenis Pupuk untuk Pohon Alpukat di Rumah agar Tumbuh Subur dan Sering Berbuah
Pohon alpukat. (Foto: Freepik)
A
A
A

MERAWAT pohon alpukat di rumah tidak cukup hanya dengan menyiram dan memastikan tanaman mendapat sinar matahari. Pemenuhan nutrisi melalui pemupukan juga penting untuk mendukung pertumbuhan akar, daun, bunga, hingga perkembangan buah.

Pohon alpukat membutuhkan sejumlah unsur hara, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, boron, dan seng. Setiap unsur memiliki fungsi berbeda sehingga pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan usia tanaman, kondisi tanah, serta fase pertumbuhannya.

Pohon alpukat

Lantas, jenis pupuk apa yang cocok untuk pohon alpukat di rumah agar tumbuh subur dan berbuah optimal? Dilansir dari California Avocado Growers, berikut jenisnya:

1. Pupuk Nitrogen untuk Pertumbuhan Daun dan Tunas

Nitrogen merupakan salah satu unsur hara utama yang dibutuhkan pohon alpukat. Unsur ini berperan dalam pembentukan daun, pertumbuhan tunas, dan perkembangan jaringan tanaman.

Pohon alpukat yang masih muda membutuhkan nitrogen untuk mendukung pertumbuhan vegetatif. Namun, pemberiannya harus sesuai kebutuhan karena nitrogen berlebihan dapat mendorong pertumbuhan daun dan tunas secara berlebihan, sementara pembungaan dan pembuahan belum tentu meningkat.

Pupuk yang mengandung nitrogen antara lain urea dan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen yang memadai. Dosisnya perlu mengikuti petunjuk produk serta mempertimbangkan ukuran tanaman dan kondisi media tanam.

2. Pupuk Fosfor untuk Mendukung Pertumbuhan Akar

Fosfor berperan dalam proses metabolisme dan transfer energi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Unsur ini juga penting bagi perkembangan akar, terutama pada tanaman muda yang sedang membangun sistem perakaran.

Sumber fosfor dapat diperoleh dari pupuk NPK atau pupuk lain yang mengandung fosfor. Meski penting, bukan berarti pohon alpukat harus selalu diberi pupuk fosfor dalam jumlah tinggi.

Jika tanah sudah memiliki fosfor yang cukup, penambahan berlebihan tidak otomatis membuat tanaman lebih subur atau cepat berbuah. Karena itu, pemupukan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah.

3. Pupuk Kalium untuk Mendukung Perkembangan Buah

Kalium termasuk unsur hara penting bagi pohon alpukat, terutama untuk mendukung fungsi fisiologis tanaman dan perkembangan buah. Ketersediaan kalium yang cukup membantu tanaman mengatur keseimbangan air, menjalankan proses metabolisme, serta mendukung pertumbuhan buah yang sedang berkembang.

Kalium bisa diperoleh dari pupuk NPK maupun pupuk khusus yang mengandung unsur tersebut. Saat pohon mulai berbunga dan berbuah, kebutuhan nutrisinya dapat berubah. Oleh sebab itu, pemberian pupuk perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan, bukan hanya mengikuti jadwal yang sama sepanjang tahun.

 

4. Pupuk Organik untuk Memperbaiki Kondisi Tanah

Selain pupuk anorganik, pupuk organik dapat menjadi pilihan untuk merawat pohon alpukat di pekarangan rumah. Kompos matang dan pupuk kandang yang sudah terurai dengan baik dapat membantu memperbaiki struktur tanah, mendukung aktivitas organisme tanah, serta menyediakan unsur hara secara bertahap.

Media tanam yang baik penting bagi pohon alpukat karena akarnya membutuhkan air sekaligus oksigen. Tanah yang terlalu padat atau terus-menerus tergenang dapat mengganggu kesehatan akar.

Gunakan pupuk organik yang sudah matang dan hindari menumpuknya tepat di pangkal batang. Pupuk dapat diletakkan di permukaan tanah pada area sekitar tajuk, dengan tetap menjaga jarak dari batang.

10 Cara Merawat Pohon Alpukat agar Tumbuh Sehat dan Menghasilkan Buah

5. Kalsium untuk Mendukung Struktur Jaringan Tanaman

Kalsium berperan dalam pembentukan dinding sel dan perkembangan jaringan tanaman. Unsur ini juga penting bagi pertumbuhan ujung akar dan jaringan muda.

Pada pohon alpukat yang sedang menghasilkan buah, kecukupan kalsium menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung kualitas jaringan buah. Namun, hasilnya dipengaruhi pula oleh ketersediaan air, kondisi akar, dan keseimbangan unsur hara lainnya.

Sumber kalsium dapat berasal dari bahan pembenah tanah atau pupuk yang memang mengandung kalsium. Pemilihannya perlu mempertimbangkan kondisi tanah karena beberapa bahan dapat mengubah pH tanah.

Sebaiknya, jangan menambahkan kapur atau sumber kalsium hanya berdasarkan perkiraan. Pemeriksaan tanah dapat membantu menentukan apakah penambahan kalsium memang diperlukan.

6. Magnesium untuk Menjaga Daun Tetap Sehat

Magnesium merupakan komponen penting klorofil, yaitu pigmen hijau yang membantu tanaman melakukan fotosintesis. Jika kekurangan magnesium, daun dapat menunjukkan gejala menguning di antara tulang daun, terutama pada daun yang lebih tua. Namun, gejala serupa juga bisa disebabkan oleh masalah nutrisi atau kondisi akar lainnya.

Magnesium tersedia dalam beberapa jenis pupuk, termasuk magnesium sulfat. Pemberiannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman agar tidak mengganggu keseimbangan unsur hara lain.

Kapan Sebaiknya Pohon Alpukat Dipupuk?

Jadwal pemupukan pohon alpukat bergantung pada usia tanaman, kondisi pertumbuhan, jenis tanah, dan iklim setempat. Secara umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, pohon muda. Utamakan pembentukan akar dan pertumbuhan daun serta tunas. Gunakan pupuk sesuai ukuran tanaman dan jangan memberikan dosis terlalu tinggi.

Kedua, pohon yang mulai berbunga. Jaga kecukupan unsur hara tanpa mendorong pertumbuhan vegetatif secara berlebihan.

Ketiga, pohon yang sedang berbuah. Perhatikan kebutuhan kalium dan unsur hara lainnya sesuai kondisi tanaman serta hasil pemeriksaan tanah atau daun.

Keempat, pohon dalam pot. Gunakan pupuk sesuai petunjuk produk karena volume media terbatas dan garam pupuk dapat menumpuk jika pemberian berlebihan.

Hindari memupuk tanaman ketika media tanam sangat kering atau ketika akar sedang mengalami gangguan. Pastikan kebutuhan air terpenuhi dan air berlebih dapat mengalir keluar dengan baik.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement