Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Merawat Anggrek agar Rajin Berbunga dan Tetap Cantik

Agustina Wulandari , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |07:05 WIB
5 Cara Merawat Anggrek agar Rajin Berbunga dan Tetap Cantik
Ilustrasi cara merawat anggrek. (Foto: dok jcomp/Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Anggrek merupakan tanaman hias yang populer dan digemari oleh siapapun, karena bunganya cantik dan bisa bertahan cukup lama. Namun, setelah bunganya gugur, tak sedikit orang yang bingung karena anggrek kesayangannya tidak kunjung berbunga kembali.

Sebenarnya, kondisi ini wajar. Anggrek membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah berbunga sebelum kembali memasuki siklus berbunga berikutnya.

Melansir Southern Living, sebagian besar anggrek yang ditanam di dalam pot hanya berbunga satu kali dalam setahun. Meski begitu, bunganya bisa bertahan selama dua hingga empat bulan, bahkan lebih lama jika kondisinya mendukung.

Nah, seberapa sering anggrek bisa berbunga dan bagaimana cara merawatnya agar kembali mekar? Yuk, simak penjelasannya!

Seberapa Sering Anggrek Berbunga?

Frekuensi berbunga anggrek bergantung pada jenis tanaman dan cara perawatannya. Sebagian besar anggrek rumahan membutuhkan waktu istirahat selama beberapa bulan setelah bunganya gugur.

Masa istirahat ini penting karena tanaman perlu mengumpulkan kembali energi untuk menghasilkan bunga baru. Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika anggrek belum berbunga selama beberapa bulan.

Beberapa jenis anggrek, seperti Phalaenopsis, Dendrobium, Oncidium, dan Cattleya, bahkan bisa berbunga dua hingga tiga kali dalam setahun. Bunga berikutnya dapat muncul sekitar empat sampai 12 bulan setelah bunga sebelumnya gugur.

5 Cara Merawat Anggrek agar Berbunga Kembali

Jika anggrek sudah lama tidak berbunga, coba periksa kembali kondisi lingkungan dan perawatannya. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

1. Berikan Cahaya yang Cukup

Letakkan anggrek di dekat jendela yang mendapatkan cahaya terang tidak langsung, misalnya jendela yang menghadap ke timur atau selatan. Jika pencahayaan di rumah kurang memadai, kamu bisa menggunakan lampu khusus tanaman atau grow light sebagai tambahan.

2. Perhatikan Suhu dan Kelembapan Udara

Suhu malam yang lebih sejuk bisa merangsang pembentukan tangkai bunga pada banyak jenis anggrek. Beberapa anggrek membutuhkan suhu malam sekitar 13–18 derajat Celsius selama beberapa minggu, atau sekitar 6–8 derajat lebih rendah daripada suhu siang hari.

Untuk anggrek yang ditanam di dalam rumah, kelembapan sekitar 40–70 persen umumnya sesuai. Jika udara terlalu kering, gunakan pelembap udara atau letakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air. Pastikan dasar pot tidak terendam air.

3. Siram Sesuai Kebutuhan Tanaman

Penyiraman yang tepat tentunya menjaga kesehatan akar dan pertumbuhan anggrek. Anggrek rumahan dapat disiram sekitar satu kali seminggu hingga setiap 10 hari, tetapi frekuensinya perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam dan lingkungan.

Salah satu cara menyiram anggrek adalah dengan merendam bagian pot dalam wadah berisi air selama sekitar 10 menit. Setelah itu, biarkan kelebihan air mengalir keluar sebelum pot dikembalikan ke tempat semula.

4. Pangkas Tangkai Bunga yang Sudah Layu

Setelah bunga anggrek gugur, perhatikan kondisi tangkainya. Pemangkasan dapat membantu tanaman mengarahkan energinya untuk pertumbuhan baru.

Jika tangkai bunga masih berwarna hijau, kamu dapat memangkasnya sedikit di atas buku atau ruas kedua maupun ketiga. Pada beberapa jenis anggrek, cara ini dapat membantu mendorong pertumbuhan tangkai atau bunga berikutnya.

Namun, jika tangkai sudah berubah menjadi cokelat atau kuning, potong tangkai tersebut hingga mendekati pangkal tanaman.

5. Berikan Waktu untuk Anggrek Beristirahat

Setelah bunganya gugur, tetap rawat anggrek dengan memperhatikan cahaya, penyiraman, suhu, dan kelembapan. Jangan terburu-buru menganggap tanaman mati hanya karena tidak menghasilkan bunga baru selama beberapa bulan. Jika kondisi tanaman masih sehat, ada kemungkinan anggrek akan kembali berbunga ketika memasuki siklus berikutnya.

Jadi, jangan buru-buru menyerah merawat anggrek kesayanganmu, ya! Selama tanamannya masih sehat, berikan waktu dan perawatan yang tepat agar bisa kembali menghiasi rumah dengan bunga yang cantik.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement