MENEMPATKAN tanaman di dapur memiliki banyak manfaat praktis dan tidak hanya berfungsi sebagai penyegar ruangan. Kamu bisa mendapat udara yang lebih bersih, membuat tampilan dapur yang lebih hidup, hingga memiliki bahan masakan segar sepanjang tahun dengan memilih tanaman yang tepat.
Namun, perlu diingat, tidak semua tanaman akan tumbuh subur di dapur. Setiap ruangan memiliki pencahayaan, kelembapan, dan suhu yang berbeda-beda.
Berikut empat tanaman yang populer ditanam di dapur, dikutip dari The Spruce:

Sirih gading merupakan salah satu tanaman yang paling mudah dirawat. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan dan termasuk tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.
Selain itu, sirih gading juga cocok dijadikan tanaman gantung. Alhasil, kamu tidak perlu membutuhkan banyak ruang untuk menanamnya.
Daun sirih gading umumnya berwarna hijau hingga kuning dengan corak seperti marmer. Kamu cukup menggunakan tanah yang kaya akan bahan organik sebagai media tanam agar tanaman tetap subur.

Tidak ada yang lebih baik daripada memasak dengan tanaman herbal yang segar, organik, dan ditanam oleh diri sendiri. Selama dapur kamu mendapat sinar matahari langsung yang cukup, tanaman herbal akan tumbuh dengan mudah.
Beberapa jenis tanaman herbal yang bisa kamu tanam di dapur, antara lain daun bawang, mint, basil, oregano, dan ketumbar.

Lili Paris merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah dirawat. Tanaman ini dapat menghasilkan tunas baru yang subur apabila dirawat dengan baik. Namun, hindari meletakkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung untuk mencegah daunnya terbakar.
Daun lili Paris umumnya berwarna hijau segar dengan aksen garis-garis putih. Untuk media tanamnya, kamu bisa menggunakan campuran tanah yang gembur dan memiliki saluran air yang baik agar air tidak menggenang.

Lidah mertua termasuk salah satu tanaman hias yang paling populer. Tanaman ini hanya perlu disiram setiap dua minggu sekali dan dapat tumbuh dengan baik di kondisi pencahayaan yang terang maupun redup.
Daun lidah mertua umumnya berwarna hijau tua dengan garis abu-abu kehijauan atau kuning keemasan. Kamu dapat menggunakan campuran tanah berpasir dengan saluran air yang baik agar akarnya tidak mudah membusuk sebagai media tanamnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.