Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapan Edukasi Seksual Diberikan kepada Anak? Ini Jawaban Psikolog

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |15:10 WIB
Kapan Edukasi Seksual Diberikan kepada Anak? Ini Jawaban Psikolog
Kapan Edukasi Seksual Diberikan kepada Anak? Ini Jawaban Psikolog (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA Edukasi seksual pada anak sering dianggap sebagai pembahasan yang baru perlu diberikan ketika anak memasuki usia remaja. Padahal, edukasi mengenai seksualitas justru perlu diperkenalkan sejak anak masih kecil.

Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga Sani Budiantini Hermawan, S.Psi menjelaskan, edukasi seksual pada usia dini tidak berarti orang tua harus membicarakan hubungan seksual kepada anak. Pembahasannya dapat disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak, terutama dengan mengenalkan tubuh serta mengajarkan anak menjaga dirinya.

“Edukasi seksual itu penting dimulai sejak anak masih belia, jadi bukan menunggu anak remaja atau bukan menunggu anak sudah bertanya,” ujar Sani kepada Okezone.

Menurutnya, salah satu hal dasar yang dapat diajarkan kepada anak adalah mengenali bagian-bagian tubuh. Anak perlu mengetahui nama anggota tubuhnya sehingga mereka memiliki pemahaman yang baik mengenai tubuh sendiri.

Selain itu, orang tua juga perlu mengenalkan konsep bagian tubuh pribadi atau private parts. Pemahaman tersebut penting agar anak mengetahui bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh sembarangan oleh orang lain.

Ajarkan Anak Berani Berkata Tidak

Edukasi seksual sejak dini juga berkaitan dengan kemampuan anak melindungi dirinya dari sentuhan yang membuat tidak nyaman.

Sani mengatakan, anak perlu diajarkan bahwa mereka memiliki hak untuk menolak sentuhan tertentu, terutama jika dilakukan oleh orang yang tidak berhak menyentuh tubuh mereka.

“Bagaimana anak bisa bilang tidak untuk sentuhan yang dia rasa tidak nyaman dan dari orang yang tidak berhak untuk menyentuhnya,” jelas Sani.

Kemampuan mengatakan “tidak” tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi anak untuk memahami batasan tubuh. Dengan begitu, anak diharapkan tidak hanya mengenal anggota tubuhnya, tetapi juga memahami bahwa tubuhnya harus dihormati dan dijaga.

Anak Perlu Diajarkan Merawat Tubuh

Menurut Sani, edukasi seksual juga mencakup tanggung jawab anak terhadap kebersihan dan pemeliharaan tubuhnya sendiri.

Orang tua dapat mulai mengajarkan kebiasaan merawat tubuh sejak dini, termasuk menjaga kebersihan anggota tubuh dan memahami perubahan yang akan terjadi seiring pertumbuhan.

“Anak juga bertanggung jawab terhadap pemeliharaannya, itu juga diajarkan sejak dini,” katanya.

Pembelajaran tersebut nantinya dapat berkembang sesuai dengan usia anak. Ketika anak semakin besar, orang tua dapat memberikan informasi yang lebih kompleks mengenai perubahan tubuh, pubertas, relasi, hingga hubungan seksual sesuai dengan tingkat pemahamannya.

Edukasi Seksual Bukan Hanya tentang Hubungan Seksual

Sani menekankan bahwa edukasi seksual memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sekadar pembahasan mengenai hubungan seksual.

Pada anak usia dini, fokus utamanya adalah membantu anak memahami tubuh, mengenali batasan pribadi, menjaga kebersihan, serta mengetahui bagaimana bersikap ketika mendapatkan sentuhan yang membuat mereka tidak nyaman.

Ia juga menyebut pemahaman mengenai peran jenis kelamin sebagai bagian dari edukasi yang dapat diperkenalkan kepada anak. Pemahaman tersebut dapat diberikan secara bertahap sesuai usia dan konteks perkembangan anak.

“Jadi sebenarnya edukasi dari hubungan seksual itu diberikan sejak dini, dan dalam rangka untuk anak memahami ketubuhannya,” pungkas Sani.

Dengan demikian, edukasi seksual sebaiknya tidak menunggu anak beranjak remaja atau mengajukan pertanyaan mengenai seksualitas. Orang tua dapat memulainya sejak anak masih kecil melalui pembelajaran sederhana tentang tubuh dan batasan diri.

Seiring bertambahnya usia, materi edukasi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan anak. Dengan pendekatan yang tepat dan sesuai tahap perkembangan, anak dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tubuhnya sekaligus memiliki bekal untuk menjaga diri.
 

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement