Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Soda Aman untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi? Ini Kata Ahli Gizi

Agustina Wulandari , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2026 |18:05 WIB
Apakah Soda Aman untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi? Ini Kata Ahli Gizi
Ilustrasi air soda. (Foto: dok Magnific/KamranAydinov)
A
A
A

JAKARTA - Soda water atau air soda sering dianggap sebagai minuman yang lebih sehat. Minuman ini umumnya tidak mengandung gula dan kalori, tetapi tetap memberikan sensasi soda yang menyegarkan sehingga sering dijadikan alternatif minuman bersoda manis.

Soda mengandung natrium, lalu apakah dapat memengaruhi orang yang memiliki tekanan darah tinggi? Ahli gizi menjelaskan bahwa masalah pencernaan justru bisa menjadi hal yang lebih perlu diperhatikan.

Ada Dua Jenis Soda

Menurut ahli diet Sophie Trotman yang dilansir dari The Standard, soda secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu air berkarbonasi secara alami dan soda yang diberi karbonasi secara buatan.

Beberapa produk menambahkan natrium untuk membuat rasanya lebih mirip dengan sparkling water alami. Namun, penambahan tersebut tentu membuat asupan natrium menjadi lebih tinggi.

Hati-hati bagi Penderita Asam Lambung

Air soda biasanya mengandung lebih banyak natrium dibandingkan air putih biasa. Mengonsumsi natrium dalam jumlah berlebihan memang dapat meningkatkan tekanan darah.

Meski begitu, Trotman menjelaskan bahwa kandungan natrium dalam soda jika dikonsumsi dalam jumlah sedang umumnya tergolong sangat kecil sehingga tidak menjadi masalah.

Yang justru perlu diperhatikan adalah konsumsi soda secara berlebihan dapat menyebabkan perut kembung serta memicu atau memperparah refluks asam lambung. Trotman bahkan menyebutkan pernah menangani seseorang yang masalah pencernaannya membaik setelah berhenti mengonsumsi soda.

Ada juga anggapan bahwa minuman berkarbonasi dapat menyebabkan berkurangnya kalsium dari tulang. Namun, menurut Trotman, hal tersebut hanya berlaku pada minuman berkarbonasi yang mengandung fosfor atau asam fosfat. Soda tidak mengandung fosfor sehingga hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

3 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Air Soda

Kalau kamu tetap ingin menikmati soda, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

1. Periksa label nutrisi

Perhatikan kandungan mineral pada kemasan, termasuk magnesium dan natrium. Soda water dengan kandungan mineral seperti magnesium yang lebih tinggi biasanya juga memiliki kadar natrium yang lebih tinggi. Di sisi lain, mencukupi kebutuhan magnesium juga memberikan manfaat bagi kesehatan.

2. Jangan berlebihan

Sebaiknya batasi konsumsi soda sekitar satu hingga dua gelas per hari. Jangan sampai soda sepenuhnya menggantikan air putih dalam keseharian. Air putih tetap harus menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

3. Perhatikan kondisi pencernaan

Jika kamu memiliki masalah pencernaan, sebaiknya hindari air soda dengan kandungan mineral yang tinggi. Kandungan natriumnya dapat mengiritasi saluran pencernaan pada sebagian orang.

Jadi, air soda sebenarnya tidak otomatis berbahaya bagi orang dengan tekanan darah tinggi. Kandungan natrium memang perlu diperhatikan, tetapi konsumsi dalam jumlah sedang umumnya bukan masalah utama.

Yang lebih penting, jangan berlebihan dan tetap jadikan air putih sebagai sumber utama cairan harian. Jika kamu memiliki masalah tekanan darah tinggi atau gangguan pencernaan, perhatikan juga respons tubuh setelah mengonsumsi air soda.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement