Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Doom Scrolling sebelum Tidur, Ini Penjelasan Menkes Budi

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |11:00 WIB
Bahaya Doom Scrolling sebelum Tidur, Ini Penjelasan Menkes Budi
Ilustrasi bahaya doom scrolling. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Di era digital, kadang hadirnya media sosial membuat hidup semakin mudah. Namun, waspada ketika media sosial sudah mengganggu waktu istirahat. 

Saat kamu merasa sulit tidur, namun malah kebablasan scrolling handphone untuk menjemput rasa kantuk yang tak kunjung datang, kondisi inilah yang disebut doom scrolling.  

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam video pendeknya bertajuk ‘Budi Gemar Sharing’ mengungkapkan bahwa doom scrolling merupakan penyebab kesehatan jiwa.

“Buka sosmed yang nggak ada tujuannya malah dapat efek dopamin yang negatif,” ucapnya.

Menurutnya, konten pendek di TikTok atau Instagram yang isinya bermacam-macam bisa membuat emosi ikut campur aduk. Bukannya istirahat, otak malah mendapat lonjakan dopamin negatif yang bisa memicu masalah kesehatan jiwa.

“Apalagi, kebiasaan orang suka menonton video pendek yang isinya campur aduk yang membuat emosi juga jadi campur aduk,” katanya.

Budi menyarankan, untuk meminimalisir doom scrolling, gunakan fitur App Time Limit guna membatasi waktu penggunaan handphone, misalkan selama 30 menit sehari. Selain itu, bisa juga dengan cara hapus aplikasinya atau pindahkan ke folder tersembunyi. 

“Pokoknya, buat aksesnya seribet mungkin. Jangan sampai alat yang diciptakan untuk memudahkan hidup malah mengendalikan rutinitas kita,” tutur Budi.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement