Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Biji Labu Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Kesuburan dan Maskulinitas Pria

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2026 |09:48 WIB
Biji Labu Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Kesuburan dan Maskulinitas Pria
Biji Labu Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Kesuburan dan Maskulinitas Pria (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Selama ini mungkin banyak orang mengenal telur dan tauge sebagai makanan yang bermanfaat bagi kesuburan pria. Namun ternyata, ada satu bahan makanan lain yang tak kalah hebat, yakni biji labu.

Meski sering dibuang saat mengolah buah labu, bijinya justru menyimpan berbagai nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi dan maskulinitas pria.

Bermanfaat untuk Kesehatan Prostat

Melansir dari Healthline, biji labu diketahui dapat membantu meringankan gejala hiperplasia prostat jinak (BPH), yaitu kondisi pembesaran kelenjar prostat yang dapat mengganggu proses buang air kecil pada pria.

Konsumsi biji labu, baik secara langsung maupun dalam bentuk olahan, juga disebut dapat membantu mengurangi gejala kandung kemih terlalu aktif. Hal ini berkaitan dengan kandungan zinc (seng) yang cukup tinggi dalam biji labu.

Tinggi Zinc, Dukung Produksi Testosteron

Zinc merupakan mineral penting yang berperan dalam produksi testosteron dan kualitas sperma. Kekurangan zinc dapat berdampak pada penurunan kadar testosteron dan gangguan kesuburan.

Selain itu, biji labu juga kaya antioksidan dan nutrisi lain yang mendukung kesehatan sistem reproduksi pria secara keseluruhan.

Sementara itu, menurut Mosaic Medicine, konsumsi sekitar satu ons (sekitar 28 gram) biji labu mengandung kurang lebih 2,2 miligram zinc, atau sekitar 20 persen dari kebutuhan harian pria. Asupan ini membantu mendukung produksi testosteron secara optimal.

Potensi Mengurangi Gejala Pembengkakan Prostat

Beberapa temuan juga menunjukkan bahwa konsumsi biji labu secara rutin dalam jangka waktu panjang dapat membantu mengurangi gejala pembengkakan prostat ringan. Efeknya dinilai berkaitan dengan kemampuannya dalam menghambat hormon yang memicu pembesaran prostat.

Meski begitu, penting dipahami bahwa biji labu bukanlah pengganti obat medis. Konsultasi dengan dokter tetap diperlukan, terutama jika sudah mengalami gangguan prostat atau masalah kesuburan.

Baik untuk Pria Usia 40 Tahun ke Atas

Bagi pria usia 40 tahun ke atas, menjaga kesehatan prostat menjadi semakin penting. Rutin mengonsumsi biji labu dalam jumlah wajar dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan sehat untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih, fungsi reproduksi, serta stamina tubuh.

Namun tetap perhatikan porsinya. Biji labu memang sehat, tetapi tetap mengandung kalori. Konsumsi secara seimbang dan kombinasikan dengan pola hidup aktif serta pemeriksaan kesehatan rutin untuk hasil yang optimal.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement