JAKARTA - Viral sebuah aplikasi asal China yang diduga provokatid bernama "Are You Dead?". Aplikasi ini mendadak meroket hingga menjadi aplikasi berbayar nomor 1 di Apple App Store untuk Wilayah China.
Aplikasi ini dirancang khusus untuk orang-orang yang tinggal sendiri misalnya mereka yang jauh dari keluarga, teman, atau lingkungan sosial. Seperti diketahui, dalam dunia yang semakin individualistik terutama di kota-kota besar seperti kota di China, banyak orang hidup sendirian tanpa kehadiran orang lain secara fisik.
Aplikasi ini menjawab kekhawatiran mereka yang tinggal sendiri dan dalam keadaan yang darurat. Inti dari aplikasi “Are You Dead?" ini sangat sederhana. Dikutip dari BBC, Kamis (29/1/2026), aplikasi ini memiliki fungsinya yakni pengguna memasukkan satu kontak darurat yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu.
Setiap beberapa hari, pengguna harus melakukan “check-in” menggunakan aplikasi untuk menunjukkan bahwa mereka masih baik-baik saja
Jika pengguna tidak melakukan check-in beberapa hari berturut-turut, sistem aplikasi secara otomatis akan mengirimkan pemberitahuan kepada kontak darurat yang telah ditentukan sebelumnya.
Artinya, aplikasi ini bertindak sebagai semacam alarm pribadi digital yang bisa memberi tahu orang lain jika ada hal tak biasa yang dialami pengguna. Apalagi mereka yang hidup sendiri dan tidak punya orang lain untuk membantu mengecek kondisi kesehatannya.
Nama “Are You Dead?” memang tampak mengerikan bagi sebagian orang. Tetapi nama ini justru menarik banyak pengguna hingga secara cepat menjadi sorotan dan berulang kali diinstal.
Meski namanya terdengar ekstrem, fungsi “Are You Dead?” bukan sebuah makna yang negatif dan mengarah pada kematian. Tetapi justru memastikan bahwa seseorang masih hidup dan ada pemberitahuan jika sesuatu yang tidak biasa terjadi.
(Rani Hardjanti)