5 FAKTA penting Masjid Istiqlal yang disinggahi Paus Fransiskus menarik dikulik. Paus Fransiskus bertemu Imam Besar Masjid Istiqlal, Kamis (5/9/2024), di Masjid Istiqlal Jakarta.
Kehadiran Paus Fransiskus di Masjid Istiqlal disambut dengan tabuhan rebana oleh kelompok pemuda masjid.
Selama di Masjid Istiqlal, Paus mengenang sejarah pembangunan Masjid Istiqlal, yakni arsitek Istiqlal merupakan umat kristiani.
Menurut Paus Fransiskus, hal itu menunjukkan tingginya toleransi di Indonesia. Nah kali ini MNC Portal akan merangkum 5 fakta penting Masjid Istiqlal.
Masjid ini memiliki gaya arsitektur formalisme baru dan internasional dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat.
Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Bangunan utama itu dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Minaret tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari 200.000 jamaah.
Pembangunan masjid ini juga menjadi wujud rasa syukur bangsa Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam, atas berkat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah menganugerahkan nikmat kemerdekaan.
Selain itu juga dilakukan pembangunan taman baru dan alun-alun, kios baru untuk pedagang, dan juga ruang parkir basemen dua lantai.
Terowongan Silaturahmi dibangun dengan panjang 33,8 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,5 meter, dan total luas terowongan sebesar 339,97 meter persegi. Jarak terdekat pintu masuk dengan Gereja Katedral adalah 32 meter, sementara jarak terdekat dengan gerbang Masjid Istiqlal adalah 16 meter.
Bangunan ini pembangunannya dimulai pada 15 Desember 2020 dan menggunakan anggaran sebesar Rp37,3 miliar
Arsitektur terowongan tersebut mengadopsi gaya modern dengan eksterior menggunakan material transparan. Selain itu, terowongan tersebut dihiasi dengan galeri diorama yang menjelaskan tentang hubungan toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Bentuk dari diorama ditampilkan dalam bentuk relief maupun media elektronik dan disesuaikan dengan tema yang diangkat. Di masing-masing pintu masuk, pengunjung akan disuguhi dengan kutipan mengenai pentingnya silaturahmi dari sisi Islam maupun Katolik.
Masjid ini menawarkan keindahan bangunannya yang estetik. Di area dalam masjid ini terdapat halaman luas yang bisa digunakan untuk menjalani ibadah Shalat Jumat, Sholat Tarawih, hingga Shalat Ied.
Masjid Istiqlal boleh dikunjungi bagi para pengunjung setiap harinya mulai dari pukul 03.30 hingga 22.00 WIB. Dan untuk pengunjung yang datang untuk menunaikan sholat ataupun sekadar berkunjung, nantinya akan diarahkan ke dua pintu masuk masjid yakni pintu Al Fattah untuk laki-laki dan pintu Al Quddus untuk perempuan.
Di area depan masjid juga banyak menjual berbagai kuliner yang bisa dinikmati oleh para wisatawan.
(Rizka Diputra)