Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti Sebut Orang dengan Gen Langka Ini Tidak Bau Badan, Tak Perlu Pakai Deodoran!

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Senin, 02 September 2024 |04:00 WIB
Peneliti Sebut Orang dengan Gen Langka Ini Tidak Bau Badan, Tak Perlu Pakai Deodoran!
Manusia dengan gen langka ini tidak memiliki bau badan. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

BAU badan adalah masalah yang sangat mengganggu. Jika dibiarkan kondisi ini akan sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Sebenarnya banyak faktor penyebab seseorang bau badan, mulai dari hormon, kebersihan tubuh, maupun faktor pola makan.

Namun, faktanya, tidak semua orang memiliki masalah bau badan lho. Bahkan, ada beberapa orang tertentu yang tidak memiliki bau badan sama sekali, meskipun dalam kondisi berkeringat, ataupun saat tubuh mereka tidak bersih sekalipun!

Lantas mengapa demikian? Berikut ulasannya, melansir dari laman EurekAlert, Senin (2/9/2024).

Periset dari University of Bristol ternyata pernah melakukan penelitian terkait hal ini. Riset tersebut bahkan telah dipublikasikan pada Journal of Investigative Dermatology. Sebanyak 6.495 wanita diamati variasi gen, usia, dan kebersihannya.

Bau Badan

Hasilnya, menunjukkan bahwa 117 wanita dengan genetik langka, yakni ABCC11 aktif, cenderung tidak menghasilkan bau pada ketiaknya. Tidak hanya itu, penelitian juga mencatat bahwa 78 persen orang dengan genetik langka tersebut tetap memakai deodoran.

Adanya temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua orang harus pakai deodoran. Terutama, mereka yang memiliki genetik khusus yang tidak menghasilkan bau ketiak.

“Temuan ini menunjukkan bahwa genetika bisa membantu seseorang dalam memilih produk perawatan tubuh, termasuk deodoran,” ujar salah satu peneliti, dr. Santiago Rodriguez.

Meski tidak menjalani tes genetik, orang dengan gen ini perlu meningkatkan kesadaran diri. Bila dia dan orang di sekelilingnya merasa tubuhnya tidak mengeluarkan bau badan, deodoran tidak diperlukan. Selain menghemat pengeluaran, tindakan ini juga mengurangi paparan bahan kimia dari deodoran pada tubuh.

Periset juga menyebutkan bahwa orang dengan genetik ABCC11 aktif ini cenderung memiliki kotoran telinga yang kering. Jadi, memeriksa kotoran telinga bisa menjadi indikator tambahan untuk mengetahui varian genetik sekaligus menentukan harus atau tidaknya seseorang menggunakan deodoran.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement