Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidur Dalam Kondisi Rambut Basah Berbahaya bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Syifa Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 15 Juni 2024 |04:00 WIB
Tidur Dalam Kondisi Rambut Basah Berbahaya bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya
Bahaya tidur dengan rambut basah. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KERAMAS adalah salah satu cara merawat kesehatan rambut. Apalagi setelah beraktivitas seharian, rambut terasa lepek dan perlu keramas jelang istirahat di malam hari.

Tak jarang, saking lelahnya, habis mandi pasti Anda langsung tidur dengan rambut basah. Hal itu ternyata berbahaya lho bagi kesehatan. Dokter Nadia Alaydrus menjelaskan tidur dalam keadaan rambut basah tidak disarankan. Sebab bisa membuat rambut menjadi jamuran.

“Namanya basah itu kan sudah tentu bikin lembap dan jamur itu suka sama yang lembap. Terus juga dapat meningkatkan kemungkinan kulit kepala itu jadi berjamur dan manifestasi dari jamur itu adalah ketombe,” tutur dr Nadia seperti dikutip dari Instagram @nadialaydrus, Sabtu (15/6/2024).

Rambut basah

Bahaya selanjutnya adalah bisa membuat rambut mudah pada dan rontok. Menurut dr Nadia, rambut yang patah cenderung lebih rapuh.

“Makanya kalau tidur terus kepala kegesek-gesek itu akan lebih gampang rontok dan patah,” tuturnya.

Dan yang terakhir adalah Anda akan merasa lebih repot ketika harus mencuci bantal beserta sarungnya. Karena kalau tidak dicuci, sarung dan bantal akan menjadi jamuran, akan semakin berbahaya bila bersentuhan dengan wajah dan tubuh. Untuk itu, dr Nadia menyarankan untuk keramas saat pagi atau sore hari saja.

“Tapi kalau mepet jam tidur ya mau nggak mau rambut harus dikeringin dulu,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement