Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bumil Sering Beser? Amankah bagi Kesehatan

Syifa Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2024 |15:30 WIB
Bumil Sering Beser? Amankah bagi Kesehatan
Ibu hamil alami beser. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KETIKA hamil, seorang wanita akan buang air kecil terus-menerus. Tak jarang, keluhan sering buang air kecil ini juga semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan janin di tiap trimester.

Lantas apakah aman bila bumil beser?

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG menjelaskan bumil bisa beser itu karena adanya proses pembesaran rahim yang kemudian menekan kandung kemihnya.

“Akhirnya kapasitas kandung kemih pun menjadi sedikit berkurang,” ujar dr Dara seperti dikutip dari akun X @dokterdara, Jumat (3/5/2024).

Ibu Hamil

Dokter Dara menjelaskan biasanya orang yang tidak hamil itu kandung kemihnya akan penuh sekitar 3-4 jam. Di saat itu ada keingininan untuk buang air kecil.

“Sedangkan bumil lebih cepat 1-2 jam. Terutama kalau kehamilan makin gede,” katanya.

Menurut dr Dara, bumil yang beser ternyata aman dan justru memiliki dampak positif. Karena semakin sering buang air kecil, maka infeksi saluran kemih menjadi berkurang.

Lebih lanjut dr Dara mengatakan bumil juga lebih mudah keputihan. Karena penumpukan cairan di vaginanya dan potensi kuman untuk tumbuh juga menjadi meningkat. Kalau ada kuman abnormal masuk ke saluran kencing bisa menjadi infeksi saluran kencing.

“Makanya dengan seringnya buang air kecil maka efeknya menjadi positif,” tuturnya.

Dokter Dara pun menyarankan kepada ibu hamil untuk tidak mengirangi minum. Karena itu juga sangat penting.

“Kecuali kalau malam hari sebelum tidur,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement