Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangan PMI Asal Hong Kong, Mudik Usai 13 Tahun Bekerja

Ayu Utami Anggraeni , Jurnalis-Senin, 08 April 2024 |22:00 WIB
Perjuangan PMI Asal Hong Kong, Mudik Usai 13 Tahun Bekerja
Perjuangan pemudik asal Hong Kong pulang ke Lampung. (Foto: MPI/ Ayu Utami Anggraeni)
A
A
A

TAK sedikit pemudik yang butuh perjuangan panjang demi bisa bertemu dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Salah satunya dirasakan oleh Yani, pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah 13 tahun bekerja di Hong Kong dan baru mendapatkan kesempatan mudik.

"Di Hong Kong udah 13 tahun, baru cuti. Gak bisa (tiap tahun mudik)," ujar Yani saat ditemui MNC Portal Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional, Soekarno Hatta, Cengkareng, Senin (8/4/2024).

Sayangnya, untuk tiba di Lampung yang menjadi kampung halamannya Yani harus melalui drama di perjalanan.

"Iya (pertama kali pulang setelah 13 tahun) banyak dramanya," kata Yani.

Pekerja migran indonesia

"Dari Hong Kong terbang jam enam (sore) sampai jakarta jam 10 malam. Harus nunggu nanti malam jam enam sore aku harus ke Lampung," tutur perempuan berusia 44 tahun tersebut.

Diakui Yani, total dia sudah berada di bandara selama 18 jam meski lelah harus menunggu, Yani berusaha mengambil sisi positifnya.

"Tapi oke sih, maksudnya gak gimana-gimana ya walaupun capek ya, ada untungnya bisa istirahat walaupun capek," kata Yani.

Yani juga menjelaskan alasan mengapa butuh waktu lama untuk sampai ke kampung halamannya. Hal itu dikarenakan peraturan jadwal penerbangan yang dibuat oleh salah satu maskapai penerbangan.

"Bukan delay, karena penerbangannya emang jam nya segitu, karena Garuda peraturannya kan berubah, jadi masih diperbarui lagi gimana supaya para PMI ini nyaman belum ketemu. Ambil positifnya aja," tutur Yani.

Ke depannya Yani berharap maskapai penerbangan bisa turut memperhatikan jadwal penerbangan PMI.

"Kalau bisa PMI diutamakan, kan kita devisa gitu ya kualitas buat kita diperbaiki lah jangan mentang-mentang kita PMI. Tapi peraturan udah oke sih, cuma masalah jadwal aja kalau bisa satu hari perjalanan biar kita gak capek," kata Yani.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement