Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agen BRILink Ini Bocorkan Cara agar Konsumen Setia, Salah Satunya Jaga Kepercayaan

Tuty Ocktaviany , Jurnalis-Rabu, 13 Maret 2024 |12:50 WIB
Agen BRILink Ini Bocorkan Cara agar Konsumen Setia, Salah Satunya Jaga Kepercayaan
Agen BRILink Hajrah punya cara agar konsumen setia. (Foto: Tuty Ocktaviany/Okezone)
A
A
A

BANYAK agen BRILink yang sukses, salah satunya pemilik Toko Nazla, Hajrah. Bermula ingin meneruskan usaha sang kakak, dia kini mendapatkan banyak manfaat. Kuncinya, harus menjaga kepercayaan konsumen.

Hajrah bersyukur atas pencapaiannya sekarang setelah menjadi agen BRILink. Dia mengaku, awalnya diminta sang kakak untuk meneruskan usaha warung kelontong di kawasan Pisangan Baru Tengah, Jakarta Timur.

“Kakak pulang kampung, mertua tidak ada yang mengurus. Saya diminta meneruskan kontrakan sekaligus tokonya,” kata Hajrah ditemui Okezone.com di tokonya, baru-baru ini.

Hajrah yang berasal dari Makassar, menyanggupi anjuran sang kakak. Dia bersama sang suami, merantau ke Jakarta dan meneruskan toko sang kakak.

“Saya pernah ke Jakarta, tapi bolak-balik saja. Keluarga lain juga ada yang di sini. Tahun 2018, saya melanjutkan usaha kakak,” katanya.

Agen BRILink
Hajrah selalu menjaga kepercayaan konsumen. (Foto: Tuty Ocktaviany)

Hajrah pun ingat pesan sang kakak untuk menjadi agen BRILink, biar bisa menambah pendapatan. Tidak hanya fokus ke usaha sembako saja.

“Saat itu, kakak saya merasakan manfaatnya. Saya diminta ikut juga buka BRILink. Saya membuka sendiri di awal 2021,” katanya yang menjadi nasabah di BRI Unit Kayu Manis.

Hajrah mengatakan, niat awal menjadi agen BRILink, sekadar mencari tambahan penghasilan. Seiring waktu berjalan, dia merasakan manfaat yang besar.

“Pada akhirnya, manfaatnya jauh dari yang dikira. Pencapaiannya, memuaskan. Alhamdulillah,” ujarnya.

Dalam sehari, kata Hajrah, bisa melayani banyak transaksi dari konsumen.

“Kalau tanggal muda, banyak transaksinya. Paling banyak pedagang, penjahit yang transfer,” kata dia.

Hajrah tidak kehabisan ide agar konsumen tetap setia menggunakan jasa BRILink miliknya. Selain itu, dia ingin mendapatkan kepercayaan dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Hajrah pun menyiapkan saldo yang cukup. Sehingga ketika nasabah melakukan transaksi besar, bisa terpenuhi.

“Waktu awal menjadi agen BRILink, ternyata modalnya tidak cukup. Saya tambahi dulu dari modal bisnis kelonton. Saat ini, saya siapkan modal yang cukup. Supaya mereka balik lagi,” ucapnya.

Strategi yang dilakukannya berhasil. Konsumen tidak menganggap di tokonya hanya melayani transaksi kecil saja.

“Terpenting, jangan menolak konsumen,” ucapnya.

Dia pernah beberapa kali melayani konsumen yang transfer uang dalam jumlah yang banyak. Bagi Hajrah, tingkat kepercayaan konsumen sangat penting dijaga agar mereka tetap kembali. Selain itu, pihak BRI juga memberikan kemudahan.

“Banyak konsumen ke sini, karena di bawah Rp5 juta mereka tidak bisa tranfer lewat bank. Di mesin suka keluar, mungkin kalau uangnya lecek,” katanya.

Dengan bisnis sembako sekaligus agen BRILink, Hajrah kini sudah memiliki bisa berinvestasi di kampung halamannya, Makasssar.

Atas pencapaiannya itu, Hajrah berharap BRI semakin maju dan terus berkembang.

“Masyarakat bisa merasakan banyak manfaatnya, seperti saya. Senang berpartner dengan BRI. Punya toko, saya punya pelanggan banyak dan setia,” ucapnya.

Agen BRILink Jadi Masa Depan

Pimpinan Cabang BRI KC Jakarta Otista R Mochamad Yogiprayogi mengatakan, kehadiran agen BRILink memang sangat penting.

“Kenapa agen BRILink, karena itu kami bilang sebagai masa depannya. Ujung tombaknya dari BRI,” katanya kepada Okezone.com di kantornya, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 72, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Pimpinan Kantor Cabang BRI Otista
Pimpinan Cabang BRI KC Jakarta Otista R Mochamad Yogiprayogi. (Foto: Tuty Ocktaviany)

Dengan agen BRILink, kata dia, ada edukasi keuangan kepada masyarakat.

“Dekat dengan masyarakat, karena hampir setiap RW kayaknya ada agen BRILink,” ujarnya.

Dengan lokasi agen BRILink yang mudah dijangkau, masyarakat mudah melakukan transaksi. Tidak perlu datang ke kantor BRI.

Hanya saja, Yogi mengingatkan kepada agen BRILink tetap kreatif dalam memasarkan produk-produk BRI. Itu menjadi salah satu kunci yang bisa membantu menaikkan transaksi dari nasabah.

“Banyak kok kita, ada asuransi. Tidak hanya terima atau setor,” ucapnya.

Tidak Sulit Jadi Agen BRILink

Agen BRILink mempunyai peran yang sangat besar untuk memperkenalkan produk-produk yang dimiliki Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menariknya, konsumen tidak perlu datang ke kantor BRI sehingga bisa cepat dan tidak antre lagi. Langkah ini semakin meningkatkan iklusi keuangan BRI.

Tertarik menjadi agen BRILink? Berikut ini panduannya, seperti dikutip dari laman resmi Bank BRI.

1. Belum menjadi agen dari bank penyelenggara Laku Pandai

2. Memiliki surat keterangan legalitas usaha (sekurang-kurangnya dari perangkat desa) atau SK pengangkatan pegawai tetap atau SK pensiunan

3. Memiliki sumber penghasilan dari kegiatan usaha dan atau kegiatan tetap lainnya minimal dua tahun

4. Memiliki rekening simpanan berkartu di Bank BRI, menyetor uang jaminan sebesar Rp3 juta dan saldo tersebut diblokir selama menjadi agen

5. Memiliki rekening pinjaman di Bank BRI (tanpa harus menyetor uang jaminan) dengan kolektibilitas lancar selama enam bulan terakhir.

6. Pengajuan agen dapat berbentuk perseorangan atau instansi berbadan hukum.

Agen BRILink


Lantas, bagaimana prosesnya menjadi agen BRILink? Berikut ini yang harus disiapkan.

1. Kelengkapan identitas

2. Menjadi nasabah BRI

3. Melengkapi surat izin usaha

4. Pengisian formulir dan proses berkas di uker BRI

5. Proses instalasi perangkat agen BRILink

6. Agen siap melayani.

(Tuty Ocktaviany)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement