Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Artroskopi, Tindakan Medis untuk Atasi Masalah Sendi Bahu dan Lutut

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Jum'at, 01 Maret 2024 |10:00 WIB
Mengenal Artroskopi, Tindakan Medis untuk Atasi Masalah Sendi Bahu dan Lutut
Mengenal metode artroskopi untuk atasi masalah sendi. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

DUNIA kesehatan terus mengalami kemajuan. Para ilmuwan berlomba menghadirkan pengobatan yang semakin praktis dan membuat pasien nyaman. Salah satu contohnya yakni tindakan artroskopi untuk menghilangnya nyeri pada bahu dan lutut.

Namun, tindakan ini masih jarang sekali diketahui oleh masyarakat Indonesia. Sebagian masyarakat Indonesia masih mengandalkan tukang urut kala mengalami masalah sendi bahu dan lutut.

“Tindakan artroskopi merupakan sebuah prosedur bedah menggunakan kamera berukuran sangat kecil yang dimasukkan melalui rongga tubuh,” kata dr. Liauw Roger Leo, Sp.OT, Dokter Spesialis Orthopedi & Traumatologi Klinik Utama Dr. Indrajana pada Jumat (1/3/2024).

Lebih lanjut, Roger menjelaskan bahwa tindakan artroskopi dapat sembuh lebih cepat, luka dan nyeri pasca operasi akan sangat minimal, outcome yang lebih baik, serta waktu menginap di klinik yang lebih singkat.

Prosedur medis

“Dengan keunggulan dan kecanggihannya, artroskopi menjadi salah satu terobosan terbaik di bidang bedah ortopedi abad ke-20. Setiap tahunnya terdapat hampir 1.700.000 prosedur artroskopi bahu serta 750.000 tindakan Artroskopi lutut dilakukan di Amerika,” kata Roger.

“Di Indonesia sendiri, artroskopi dapat dilakukan di rumah sakit bahkan klinik kesehatan karena mayoritas tindakan artroskopi hanya memerlukan perawatan yang singkat,” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, artroskopi juga dinilai memiliki beberapa keuntungan dibanding dengan operasi konvensional untuk menghilangkan masalah sendi pada bahu dan lutut.

“Pada operasi konvensional, sayatan yang dibuat cenderung besar sehingga area sendi memiliki risiko terpapar infeksi yang lebih tinggi. Bekas operasi yang dihasilkan pun memerlukan perawatan yang intensif agar tidak menimbulkan komplikasi. Selain itu, sebagian besar pasien memerlukan rawat inap pada saat proses penyembuhan karena rasa nyeri pasca operasi,” kata Roger.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement