SEORANG pramugari membagikan tips praktis untuk memeriksa apakah ada seseorang yang bersembunyi di kamar hotel.
Bagi kita yang masih memiliki ketakutan masa kecil bahwa bayangan di bawah tempat tidur, menyembunyikan sesuatu atau seseorang yang tidak menyenangkan, ahli penerbangan Esther punya beberapa saran.
Pramugari maskapai Eropa KLM ini kerap membagikan triknya menginap di hotel melalui akun TikTok @esthersturrus miliknya. Antara lain melempar botol ke bawah tempat tidur Anda. Tujuannya untuk memeriksa penyusup.
Jika, botolnya tidak keluar dari sisi yang lain, maka Anda mungkin perlu menyelidiki lebih lanjut. Atau pergi dan meminta anggota staf untuk memeriksa kamar Anda. Jika, botolnya keluar dari sisi yang lain tanpa halangan, maka Anda dapat beristirahat dengan tenang.
(Foto: Greenhost)
Itu bukan satu-satunya nasihatnya untuk membuat pengalaman menginap di hotel semulus mungkin. Dia sebelumnya menyarankan untuk meletakkan sepatu di brankas kamar hotel untuk alasan sederhana, tetapi cerdas.
"Khawatir melupakan sesuatu dari loker Anda? Taruhlah tumit atau sepatu sepatumu ke dalamnya dan Anda tidak akan melupakannya!" katanya.
Jika Anda hanya memiliki sepasang sepatu, dia merekomendasikan untuk meletakkan barang yang tidak akan ditinggalkan di brankas, seperti mantel.
Sementara itu, pramugari lain memberikan saran saat menginap di hotel. Awak kabin asal Amerika, Cici, memiliki daftar periksa yang dia ikuti setiap kali dia menginap di hotel, terutama saat dia pertama kali tiba sehingga dapat beristirahat.
Salah satu langkah keselamatan utamanya adalah mengambil handuk kecil dari kamar mandi dan melilitkannya pada kait pengaman pintu kamar. Kemudian, menutup kunci pengait dengan handuk tangan supaya lebih sulit dibuka.
Setelah Anda berhasil mengamankan diri di kamar hotel dan memastikan bahwa calon penyusup sudah dicegah. Ada potensi jebakan lain yang harus dihindari. Salah satunya adalah ketel.
Sebagian besar hotel memiliki ketel untuk para tamu yang ingin menikmati secangkir teh atau kopi di kamar mereka yang nyaman. Pramugari Belanda, Demi membagikan video di saluran TikToknya @demibonita, dia mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan alat penghangat air.
“Jangan pernah menggunakan ketel. Anda tidak akan tahu apa yang ada di dalamnya,” katanya mengutip laman Mirror.

Meskipun orang mungkin berpikir bahwa ketel hanya digunakan untuk membuat cangkir teh atau kopi, Demi berpendapat bahwa hal tersebut tidaklah benar.
Maraknya program nutrisi ekstrem seperti pola makan daging mungkin mendorong beberapa tamu hotel untuk menggunakan ketel di kamar sebagai alat pemanggang sementara.
Mungkin yang lebih mengkhawatirkan adalah rumor yang sudah lama beredar bahwa pengunjung menggunakan ketel untuk mencuci celana dalam mereka hingga mendidih.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.