DI BALIK sebutannya sebagai 'Kota Seribu Gunung', Wonosobo juga menyimpan daya tarik lainnya, terutama dalam hal kuliner. Wisata kuliner Wonosobo ini sangat tenar karena memiliki cita rasa yang unik.
Mayoritas hidangan kulinernya terkenal dengan kepedasan dan limpahnya kuah. Contohnya adalah mi ongklok, jangan lombok, dan beberapa hidangan khas lain yang berasal dari Wonosobo.
Selain itu, masih banyak pilihan kuliner lain yang sebaiknya dicoba ketika Anda berlibur di Wonosobo, baik itu camilan ringan, hidangan berat, dan es menyegarkan yang dapat memuaskan selera Anda.
Yuk, simak beberapa rekomendasi untuk Anda yang ingin berkuliner di kota Wonosobo!
(Foto: dok. Muhammad Azka)
1. Mi Ongklok Longkrang
Mi ongklok ini merupakan ikon dari Wonosobo karena memiliki kuah kental gurih dan bercita rasa nan lezat. Makanan ini berbahan dasar mie dengan irisan kubis dan daun bawang.
Uniknya, cara perebusan mie ini sebentar sehingga bertekstur kenyal. Mi ongklok menjadi makanan yang harus dicoba jika berlibur ke kota Wonosobo.
Anda dapat mencoba salah satu mi ongklok terkenal, yaitu Mi Ongklok Longkrang di Jalan Pasukan Ronggolawe, Nomor 14, Wonosobo Timur, Wonosobo. Restoran ini buka dari pukul 09.00-22.00 WIB.
(Foto: Cookpad/Nanda)
2. Nasi Megono
Anda wajib mencicipi kuliner khas Wonosobo ini. Nasi megono atau sego megono ini berbahan dasar nasi yang dicampur sayur kol, kacang panjang, bumbu ebi atau rese udang atau ikan teri yang sudah dimasak.
Pengolahan nasi megono sangat mudah, nasi ditanak atau dikukus dalam kondisi tercampur oleh sayuran. Anda dapat menjumpai nasi megono pada warung-warung di Wonosobo. Jangan lupa juga untuk mencicipi tempe kemul khas Wonosobo.
3. Kue Sagon
Makanan ringan khas Wonosobo ini selalu diburu oleh masyarakat lokal dan pengunjung. Camilan ini terbuat dari beras ketan, kelapa diparut, gula pasir, dan ditambahkan sedikit vanili.
Sagon ini dapat Anda temukan di daerah lain, namun sagon Wonosobo memiliki ciri khas tersendiri. Sagon Wonosobo berbentuk lebih besar dan bertekstur empuk.
(Foto: dok. Nurin Hananie)
Pembuatan sagon tentu mudah, adonan ditempatkan dalam cetakan aluminium berbentuk bulat. Lalu, dibakar di atas arang. Lalu, wadah tersebut dibolak-balik agar sagon matang sempurna.
Aroma wangi dan rasa manis gurih khas camilan ini akan membuat Anda ketagihan. Anda dapat temukan camilan ini di dekat Alun-Alun Wonosobo, tepatnya di pinggir jalan raya sekitar Taman Plaza Wonosobo.
4. Geblek
Makanan tradisional ini merupakan salah satu ikon kuliner di daerah lain, terutama Wonosobo. Geblek terbuat dari bahan tepung tapioka dan bumbu bawang putih yang digoreng gurih.
Geblek dan cireng memang menggunakan bahan baku yang sama, tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran. Uniknya, geblek ini berbentuk unik seperti angka delapan.
Cemilan ini memang lebih enak disantap saat masih panas karena Anda dapat merasakan tekstur kenyal dan gurih. Maka dari itu, Anda dapat membeli geblek secara mentahan dan memasak sendiri di rumah sehingga dapat menyantap bersama keluarga.
(Foto: Abira)
5. Es Choki-Choki Bu Is
Salah satu kuliner menyegarkan, ekonomis, dan legendaris adalah es choki-choki Bu Is. Konon, minuman unik ini memang telah muncul sejak tahun 1983.
Es choki-choki tentunya berbahan dasar dari jajanan warung bernama choki-choki yang memiliki rasa cokelat. Anda dapat memilih menggunakan gula putih atau gula merah. Lalu, diblender menjadi satu menggunakan es batu.
Kemudian Anda dapat memilih berbagai topping, seperti semangka, melon, tape ketan. Anda dapat membeli es choki-choki Bu Is dengan harga Rp5.000 untuk seporsinya dan dapat menikmati es legendaris ini di Demang Sari, Wonosobo Barat.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.