TANGGAL 6 Desember jatuh pada Rabu di minggu pertama bulan ini. Tidak ada hari libur nasional, tapi terdapat momen yang diperingati.
Salah satunya diperingati sebagai Hari Peringatan Kekerasan Terhadap Perempuan. Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini.
1. Hari Peringatan Kekerasan Terhadap Perempuan
Hari Peringatan Kekerasan Terhadap Perempuan diadakan sebagai momentum untuk mengenang para kaum perempuan yang mengalami kekerasan di kehidupannya. Selain itu, hari ini juga menciptakan dunia yang lebih baik dengan menentang perilaku kekerasan.
Melansir National Tody, hari tersebut ditetapkan oleh Parlemen Kanada pada 1991 untuk memperingati pembantaian tahun 1989 di Polytechnique Montréal, yang sebelumnya bernama École Polytechnique de Montréal.
Kala itu, terjadi penembakan massal antifeminis yang terjadi pada tanggal 6 Desember 1989. Sebanyak 14 wanita dibunuh, 10 wanita dan empat pria lainnya terluka.
Data PBB juga pernah menunjukan bahwa 35 persen perempuan menjadi korban berbagai bentuk kekerasan seksual dan fisik yang dilakukan oleh pasangan intim atau bukan pasangan.
2. Hari Saint Nicholas
Perayaan ini terinspirasi dari tokoh Saint Nicholas atau yang sering dikenal dengan sinterklaas yang mempunyai sifat dermawan dan suka memberi.
Dilansir dari laman Travel Awaits, peristiwa ini diperingati sebagai Saint Nicholas Day di beberapa negara yang mempunyai kisah sejarah tersendiri. Saint Nicholas Day merupakan peringatan untuk Santo Katholik abad ketiga yang menjadi sumber inspirasi dari tokoh Sinterklaas di era modern.
Berbeda dengan perayaan Natal, St. Nicholas adalah tradisi memberi hadiah yang sering kali ditujukan pada anak-anak. Konon, tradisi ini bermula dari kisah Saint Nicholas yang mempunyai sifat dermawan, menjual semua barang miliknya lalu memberikan uang hasil penjualan barang tersebut kepada orang miskin.
Dalam hal ini, Saint Nicholas mendedikasikan seluruh hidupnya untuk melayani dan merawat orang yang sakit atau menderita. Kisah ini kemudian menciptakan tradisi pemberian hadiah kepada anak-anak untuk memberikan suasana gembira dan suka cita. Hadiah akan diberikan pada anak-anak baik, sedangkan anak-anak nakal akan menerima akar, ranting, atau bahkan batu bara.
Secara umum, tradisi perayaan Saint Nicholas dilakukan lebih dari 42 negara di dunia, di mana masing-masing negara mempunyai tradisi yang berbeda-beda dalam merayakan peringatan tersebut. Namun, secara garis besar, peringatan ini dirayakan dengan sikap saling memberi dan berbuat baik kepada sesama manusia.
(Endang Oktaviyanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.