Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alat Vital Bocah Terpotong saat Sunatan Massal, Dokter: Penyelamatan Medis akan Sangat Rumit

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 01 Desember 2023 |16:26 WIB
    Alat Vital Bocah Terpotong saat Sunatan Massal, Dokter: Penyelamatan Medis akan Sangat Rumit
Sunatan massal berakhir horor. (Foto: Pixabay)
A
A
A

BELUM lama ini viral kasus seorang bocah berinisial AL (8) di Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) yang mengalami peristiwa ‘horor’ saat melakukan sunat.

Pasalnya, alat kelaminnya terpotong saat mengikuti sunatan massal di tempatnya, hingga membuat AL mengalami kesulitan saat buang air kecil usai peristiwa itu.

Lantas, apakah kondisi yang dialami bocah malang tersebut masih bisa terselamatkan? Dan bagaimanakah nasib dari ‘masa depan’ bocah tersebut?

ilustrasi bocah sedih 

Menurut Dokter Dicky Budiman, selaku Dokter sekaligus Epidemiolog, kondisi yang dialami bocah tersebut sebenarnya sangat jarang terjadi.

 BACA JUGA:

Namun, berkaca pada kasus tersebut, penyelamatan medis terhadap kondisi Bocah itu menurutnya akan sangat rumit mengingat tidak semua daerah di Indonesia memiliki dokter urologi dan dokter bedah, terlebih jika kasusnya di daerah terpencil.

Padahal, kasus kelamin terpotong tersebut harus segera mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin. Bahkan, meski ada kemungkinan bisa ‘diperbaiki’ namun tingkat keberhasilan pengobatan untuk kasus tersebut terbilang kecil.

“Untuk kasus seperti ini sebetulnya sangat jarang tentunya kalau diliat lokasinya ini, harusnya ada dokter bedah plastik dengan urologis yang bisa menyelamatkan. Tapi ini kan harus segera dan rumit sekali,” ujar dr.Dicky, saat dihubungi MNC Portal.

 BACA JUGA:

“Saya nggak tahu dalam konteks di Indonesia tampaknya tingkat keberhasilannya juga belum bisa kita tentukan ya. Ini artinya secara teoritis ada kemungkinan besar bisa diperbaiki, tapi praktisnya ini yang sulit,” lanjutnya.

Menurut dr.Dicky hal ini lantaran area kelamin merupakan area yang sangat sensitif dan dipenuhi banyak jaringan. Dengan kata lain, jika ingin kembali berfungsi normal, jaringan di sekitar kelamin harus tetap utuh dan bisa dipertahankan.

“Karena kan jaringan juga harus dipertahankan tetap utuh dan lain sebagainya. Banyak sekali faktor yang membuat kemungkinannya semakin mengecil,” ungkapnya.

Berkaca dari kasus ini, dr. Dicky lantas menyarankan kepada masyarakat, khususnya bagi para orangtua agar lebih berhati-hati untuk memilih tempat sunat bagi anak.

Menurutnya, selain memilih tempat sunat yang memiliki tenaga kesehatan yang dipercaya, para orangtua sebaiknya disarankan untuk lebih berhati-hati ketika memutuskan untuk membawa anak ke sunatan massal.

“Makanya saran saya hati-hati, kalau melakukan sunat jangan asal murah, asal bisa sunat, tapi pada tenaga kesehatan yang sudah bisa dipertanggung jawabkan, puskesmas, dokter praktek, dan juga tentu ya di rumah sakit,” imbaunya.

“Yang massal-massal gini apalagi di daerah, tidak jelas penyelenggaranya, jangan dulu sebaiknya. Karena kan fatal akibatnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak keluarga bocah malang yang alat kelaminnya terpotong gegara sunat massal itu tidak terima dan langsung melapor ke Polda Sumsel.

Kuasa hukum keluarga pun melapor atas dugaan malapraktik yang dilakukan oleh bidan saat pelaksanaan sunatan massal di Desa Masam Bulau, Kelurahan Tanjung Sakti Pumi. Peristiwa itu terjadi pada 17 Oktober.

Kuasa hukum keluarga korban, Fitriyadi mengatakan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan sunatan massal tersebut.

Fitriyadi mengungkapkan niatnya untuk menuntut hak korban dan membela keadilan dalam kasus ini.

"Jadi kejadiannya ini pas sunatan massal dan klien saya ikut kegiatan tersebut setelah sunatan massal itu ternyata alat kelaminnya itu terpotong," ucap Fitriyadi, Kamis (30/11/2023).

"Dalam hal ini klien saya minta pertanggungjawaban kepada pihak yang melakukan sunatan massal tersebut," katanya lagi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement