Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Mencegah Efek Buruk Micin bagi Kesehatan, Begini Penjelasannya

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2023 |19:00 WIB
Cara Mencegah Efek Buruk Micin bagi Kesehatan, Begini Penjelasannya
Cara mencegah efek samping mengonsumsi micin. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MONOSODIUM glutamate (MSG) atau lebih dikenal dengan MSG menjadi salah satu bahan masakan yang paling digemari masyarakat Indonesia. Bahan ini digunakan untuk membuat masakan menjadi lebih gurih.

Tak heran, saat ini MSG menjadi sangat sering digunakan dalam masakan. Namun, penggunaan MSG terlalu banyak tentu berbahaya bagi kesehatan. Sejumlah penyakit seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, hingga gejala neurologis bisa terjadi akibat micin.

Lantas bagaimana cara mencegah dampak MSG bagi kesehatan?

Merangkum dari Healthline, Senin (16/10/2023) satu-satunya cara ampuh untuk mencegah efek samping bahaya MSG, yaitu mengurangi konsumsinya atau bahkan tidak menggunakannya sama sekali.

Jika Anda sedang makan di restoran atau di pinggir jalan, mintalah kepada penjual atau pramusaji untuk mengolah makanan yang dipesan tanpa micin. Kemudian jika Anda tidak bisa lepas dari mie instan, pilihlah varian yang tanpa MSG.

Dampak terlalu banyak konsumsi micin

Lalu bila ingin membuat goreng-gorengan, bisa menggunakan tepung tanpa micin yang mengandung zat besi, serat pangan, vitamin B2, B9, dan zinc (seng). Sebelumnya, pastikan Anda selalu memeriksa label komposisi bahan dan nutrisi yang ada pada kemasan sebelum membelinya.

Micin di setiap kemasan produk, biasanya dicantumkan dengan nama lain seperti monosodium L-glutamate monohydrate, sodium glutamate monohydrate, glutamic acid, MSG monohydrate, atau monosodium salt.

Berapa banyak MSG yang aman dikonsumsi?

Sementara itu perlu diketahui, MSG tidak selalu menjadi penyebab langsung berbagai efek samping yang sudah disebutkan di atas. Jumlah maksimal konsumsi MSG yang ideal untuk setiap orang menurut WHO adalah enam gram per harinya.

Kemudian menurut Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes RI), jumlah maksimal MSG yang boleh dikonsumsi adalah sebesar lima gram per hari. Jika Anda ingin mencoba beralih pada makanan non MSG, Anda dapat menggantikan penggunaan MSG dengan kaldu nabati atau hewani.

Untuk itu dengan pengganti MSG menjadi kaldu dari nabati dan hewani, Anda masih bisa menikmati hidangan yang lezat meski mengolah makanan non MSG.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement