KABAR duka datang dari aktris sekaligus penulis asal Amerika, Suzanne Somers. Dia dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit kanker yang dialaminya.
Suzanne Somers dikabarkan tutup usia satu hari sebelum usianya menginjak 77 tahun. Berita itu diketahui dari laman Page Six, Senin (16/10/2023).
“Suzanne Somers meninggal dengan tenang di rumah pada dini hari di 15 Oktober. Kini dia sudah beristirahat dengan tenang dan selamat dari kanker payudara ganas, yang telah dia alami selama lebih dari 23 tahun,” tulis kabar tersebut.
Berkaca dari kejadian yang dialami Suzanne Somers, seberapa bahaya sih kanker payudara?
Menurut Kemenkes, di Indonesia sendiri kanker payudara menempati urutan pertama dengan jumlah kanker terbanyak. Bahkan, kanker payudara juga menjadi penyumbang kematian pertama akibat kanker.

Data Globocan menunjukkan pada 2020 menyebut, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 Persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.
Menurut WHO kanker payudara bisa menyebar ke area lain di tubuh dan memicu gejala lain. Seringkali, lokasi penyebaran pertama yang terdeteksi adalah ke kelenjar getah bening, pada bagian bawah lengan. Meski ada kemungkinan kelenjar getah bening yang mengandung kanker tidak dapat dirasakan.
Seiring waktu, sel kanker juga dapat menyebar ke organ lain termasuk paru-paru, hati, otak, dan tulang. Begitu mereka mencapai lokasi tersebut, gejala baru yang berhubungan dengan kanker seperti nyeri tulang atau sakit kepala mungkin muncul.
Untuk itu, pengobatan kanker payudara bergantung pada subtipe kanker, dan seberapa luas penyebarannya ke luar payudara, ke kelenjar getah bening (stadium II atau III) atau ke bagian tubuh lain (stadium IV).
Kanker stadium lanjut dapat mengikis kulit hingga menyebabkan luka terbuka (ulserasi) namun belum tentu menimbulkan rasa sakit. Wanita dengan luka payudara yang tidak kunjung sembuh disarankan harus mencari perawatan medis untuk melakukan biopsi.
Perawatan payudara akan lebih baik dialkukan ketika dimulai sejak dini, dan tuntas hingga selesai. Tujuannya, agar dapat memberikan pengobatan optimal dan mencegah serta menurunkan kematian akibat kanker.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.