MANDI adalah ritual yang kita lakukan setiap pagi sebelum beraktivitas, baik untuk membersihkan tubuh maupun menyegarkan kita. Tapi, sebenarnya apa sih yang Anda bersihkan saat mandi?
Saking seringnya kita mandi, mungkin tanpa sadar kita hanya membersihkan bagian-bagian yang itu-itu saja. Menurut dokter kulit Lindsey Zubritsky, ada tiga bagian tubuh Anda yang mungkin kurang Anda cuci.
Seperti dilansir dari NYPost, bagian pertama yang kerap lolos saat mandi adalah di belakang telinga. Jika Anda meletakkan jari di belakang telinga dan merasakan sesuatu, sebaiknya cucilah lebih sering. Zubritsky memperingatkan bahwa ketombe, sebum, dan penumpukan lainnya di kepala sering kali menumpuk di belakang telinga.
Tempat kedua yang paling terabaikan adalah pusar. Jika diabaikan, pusar bisa membentuk omphalolite atau disebut juga batu pusar. “Di sinilah keringat, kotoran, dan kotoran mudah menumpuk,” kata Zubritsky.
Padahal, jika tidak dibersihkan secara menyeluruh, kotoran akan menumpuk sehingga bisa berubah menjadi batu pusar seperti kerikil kotor. Terakhir, masyarakat seringkali mengabaikan kebersihan kuku dan tidak rutin mencuci kuku.
“Saat mandi, bagian bawah kuku harus digosok secara menyeluruh dengan sikat untuk menghilangkan kotoran, kotoran, dan penumpukan,” jelasnya.
Kegagalan membersihkan ketiga area ini dapat menyebabkan Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal methisilin, sejenis bakteri yang kebal terhadap beberapa antibiotik.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Infeksi, MRSA yang tidak diobati dapat menyebabkan sepsis, respons tubuh yang ekstrem dan terkadang fatal terhadap infeksi tersebut.
Gejala infeksi MRSA bisa berupa pembengkakan, panas, kemerahan, dan nyeri pada tubuh. “Jika Anda terus mengalami infeksi bakteri pada kulit, Anda mungkin mengembangkan kolonisasi MRSA di area tersebut,” kata Zubritsky.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.