PARFUM atau cologne memang digunakan agar kita tetap berbau segar meskipun sudah beraktivitas seharian. Tapi, tentunya kita tidak mau menyemprotkan parfum terlalu banyak, apalagi ketika parfum tersebut mahal.
Pendiri HMNS Karina Innadindya menyebut, agar baunya maksimal, sebaiknya parfum disemprotkan sebanyak tujuh kali. Adapun 7 tempat tersebut, yakni dua pembuluh darah di lengan, dua ke sisi kanan dan kiri leher, dua ke bagian belakang lutut, dan satu diarahkan tepat di atas kepala, sehingga memungkinkan cairan mengalir, ke tubuh.
“Titik-titik tersebut adalah bagian tubuh yang cukup hangat sehingga parfum dapat berevaporasi atau menguap dan aromanya dapat tercium lebih maksimal,” kata Karina.
Selain tujuh poin tersebut, ada lagi jenis semprotan yang bisa memperpanjang umur parfum, terutama pada pakaian. Karina mengatakan pakaian bisa mengeluarkan aroma lebih lama dibandingkan kulit. Namun, ingatlah bahwa tidak semua parfum cocok untuk pakaian, beberapa parfum justru bisa meninggalkan noda.
“Jika ingin wanginya bertahan lebih lama, semprotkan pada pakaian karena tidak mudah menguap atau hilang seperti pada kulit. Makanya baju yang disemprot parfum bisa tetap wangi berhari-hari,” jelas Karina.
Sebelum menyemprotkan parfum ke pakaian, Karina menyarankan untuk memeriksa apakah parfum tersebut akan menimbulkan noda. Ia juga menganjurkan penggunaan parfum setelah mandi dan setelah mengoleskan body lotion.
Menurutnya, cara ini akan membuat kulit lebih lembap dan membantu parfum bertahan lebih lama. Ia mengatakan, jika menerapkan kedua cara tersebut, aromanya bisa bertahan hingga dua jam lebih lama dari biasanya.
“Kalau bisa pilih lotion yang wanginya senada dengan parfum, atau lebih bagus yang tidak ada wanginya sama sekali agar aroma parfum tidak tercampur,” ujar Karina.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.